Diduga Ada ‘Main Belakang’! Judi Dadu Putar Berkedok Kafe di Deli Serdang Ramai Tiap Malam, Penegakan Hukum Dipertanyakan Keras

ASWAR

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net DELI SERDANG – Dugaan praktik perjudian dadu putar di Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, kian memantik kemarahan publik. Lokasi yang disebut berada di samping Kafe B0Y itu diduga beroperasi terang-terangan, tanpa upaya penyamaran, seolah tidak tersentuh hukum.

 

Berdasarkan keterangan warga dan hasil penelusuran di lapangan, aktivitas perjudian tersebut berlangsung hampir setiap hari, mulai sore hingga dini hari. Arena itu dikabarkan ramai dipadati pemain dari berbagai kalangan, memperkuat kesan bahwa praktik ilegal ini berjalan terbuka dan terorganisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa akses masuk ke lokasi sangat terbatas. Hanya tersedia satu pintu yang dijaga ketat, dengan area dikelilingi tembok tinggi serta portal pengamanan. Pola ini menimbulkan dugaan kuat bahwa aktivitas di dalam bukan sekadar permainan biasa, melainkan kegiatan ilegal yang disusun secara sistematis.

 

“Masuk tidak bisa sembarangan. Harus lewat jalur tertentu dan dijaga. Ini bukan lagi seperti kafe umum,” ujar seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Sumber tersebut juga mengungkap dugaan adanya komunikasi atau “lobi” dengan oknum tertentu sebelum aktivitas perjudian berjalan. Pernyataan ini semakin memperkuat persepsi publik bahwa praktik tersebut tidak berdiri sendiri.

 

Selain perjudian, lokasi tersebut juga disebut-sebut berkaitan dengan dugaan peredaran narkotika. Rasa aman yang dimiliki para pemain dinilai berpotensi membuka ruang bagi berkembangnya aktivitas ilegal lain di kawasan tersebut.

 

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga. Mereka menilai keberadaan lokasi tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan sosial dan meningkatkan risiko kriminalitas.

 

Di tengah aktivitas yang disebut berlangsung terbuka, masyarakat mempertanyakan langkah aparat penegak hukum, khususnya Polresta Deli Serdang. Hingga kini, belum terlihat adanya tindakan tegas terhadap lokasi yang dimaksud.

 

Minimnya respons aparat memunculkan berbagai pertanyaan di tengah publik. Warga berharap ada kejelasan sikap serta langkah konkret untuk menindak dugaan pelanggaran hukum tersebut.

 

 

Masyarakat mendesak aparat segera melakukan penertiban dan penindakan sesuai hukum yang berlaku. Mereka mengingatkan bahwa sebelumnya aparat gabungan pernah bertindak tegas dengan membongkar lapak perjudian di wilayah Pagar Merbau pada Maret 2025.

 

Harapan kini tertuju pada langkah serupa agar dugaan praktik perjudian di Desa Pagar Jati dapat segera dihentikan.

 

Salah satu warga juga menegaskan bagi kami “warga”, ini bukan sekadar persoalan judi melainkan soal kepastian hukum, rasa aman, dan kepercayaan terhadap penegakan aturan.

 

” Ini bukan sekedar persoalan lokasi namun tinggi nya kriminalitas membuat lingkungan kami tidak memiliki rasa nyaman dan lokasi tersebut jika tidak ada tindakan tegas kepolisian, kami akan melakukan aksi untuk menutup lokasi,” tegas warga.

 

Red

Berita Terkait

Dari Fasilitas Publik Jadi Bancakan Elit! Dugaan Korupsi di PPKS Medan Menguak Skema Kotor, Nepotisme dan Penggelembungan Anggaran Diduga Terjadi Terang-Terangan
BOS Digelontorkan Rp1,4 Miliar, Siswa Tetap Diperas? Dugaan Pungli di SMAN 1 Batang Kuis Menguak
Parah! Dana BOS Fantastis Tak Membekas, SMAN 2 Lubuk Pakam Diduga Malah ‘Peras’ Siswa Tiap Bulan
Judi Menggurita di Tandem Hilir: Diduga Ada ‘Orang Kuat’, Warga Jadi Korban
Anggaran Fantastis Rp476 Juta Diduga Tak Sesuai Realisasi, Program Ternak Kambing Desa Purwodadi Tuai Kecurigaan
Forum Terbuka di Malam Penutup Gathering Adobe Rokan Group Jadi Wadah Aspirasi, Komunikasi Staf dan Direksi Semakin Erat
Pisah Sambut Pejabat Manajerial, Momen Haru dan Penguatan Soliditas di Lapas Kelas I Makassar
Gotong Royong Perbaikan Pagar Kantor Desa Buntu Bedimbar, BPD Bantah Isu Anggaran: “Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta”

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

Diduga Ada ‘Main Belakang’! Judi Dadu Putar Berkedok Kafe di Deli Serdang Ramai Tiap Malam, Penegakan Hukum Dipertanyakan Keras

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

Dari Fasilitas Publik Jadi Bancakan Elit! Dugaan Korupsi di PPKS Medan Menguak Skema Kotor, Nepotisme dan Penggelembungan Anggaran Diduga Terjadi Terang-Terangan

Selasa, 21 April 2026 - 10:19 WIB

BOS Digelontorkan Rp1,4 Miliar, Siswa Tetap Diperas? Dugaan Pungli di SMAN 1 Batang Kuis Menguak

Selasa, 21 April 2026 - 10:09 WIB

Parah! Dana BOS Fantastis Tak Membekas, SMAN 2 Lubuk Pakam Diduga Malah ‘Peras’ Siswa Tiap Bulan

Senin, 20 April 2026 - 20:42 WIB

Anggaran Fantastis Rp476 Juta Diduga Tak Sesuai Realisasi, Program Ternak Kambing Desa Purwodadi Tuai Kecurigaan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:24 WIB

Forum Terbuka di Malam Penutup Gathering Adobe Rokan Group Jadi Wadah Aspirasi, Komunikasi Staf dan Direksi Semakin Erat

Sabtu, 18 April 2026 - 16:54 WIB

Pisah Sambut Pejabat Manajerial, Momen Haru dan Penguatan Soliditas di Lapas Kelas I Makassar

Jumat, 17 April 2026 - 19:24 WIB

Gotong Royong Perbaikan Pagar Kantor Desa Buntu Bedimbar, BPD Bantah Isu Anggaran: “Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta”

Berita Terbaru