Detiktimur.net Medan – Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III SPSI yang dirangkaikan dengan Peluncuran Program Pramudi Kamtibmas Mitra Polri (PRAKA POLRI) di Hotel Danau Toba Medan, Sumatera Utara, pada 17–18 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun sinergi antara pekerja transportasi dan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Acara berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh penting, di antaranya perwakilan Gubernur Sumatera Utara, perwakilan Pangdam I/Bukit Barisan, perwakilan Polda Sumatera Utara, perwakilan Wali Kota Medan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Ir. Yuliani Siregar, M.AP, anggota DPR RI Maruli Siahaan, perwakilan Jasa Raharja Kota Medan, serta unsur pemerintah dan organisasi pekerja dari berbagai daerah di Indonesia.
Rangkaian acara dipandu oleh MC Abdul Manaf, S.H., M.H., dilanjutkan pembacaan doa oleh Ustadz Bayu Nugroho, S.E.I., M.Si. Semangat kebangsaan turut mewarnai kegiatan saat Sempurna Siahaan memimpin pembacaan Pancasila yang diikuti seluruh peserta, sementara Sri Mulyaningsih bertindak sebagai dirigen dalam menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua PD FSPTSI-KSPSI H. Febry Dalimunthe, S.T., M.M. menegaskan pentingnya memperkuat peran organisasi pekerja di tengah perkembangan dunia transportasi dan ketenagakerjaan yang semakin dinamis. Menurutnya, SPSI harus terus hadir sebagai wadah perjuangan, perlindungan, dan peningkatan kesejahteraan pekerja.
Sementara itu, Agus Suharyo yang mewakili PUK se-Sumatera Utara menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Munas III dan peluncuran Program PRAKA POLRI. Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan antara pekerja transportasi, masyarakat, dan aparat penegak hukum.
Dalam sesi wawancara, Ketua SPSI Kota Medan yang juga Ketua Musyawarah Nasional SPSI III menjelaskan bahwa Munas kali ini tidak hanya membahas agenda organisasi, tetapi juga menjadi tonggak lahirnya Program PRAKA POLRI.
“Di sini kami melaksanakan Musyawarah Nasional sekaligus peluncuran Program PRAKA POLRI. Ke depan program ini akan menjadi wadah yang menghimpun para pekerja transportasi untuk ikut berpartisipasi membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bersama Polri,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah peluncuran ini pihaknya akan menyusun program lanjutan dengan membentuk berbagai wadah komunitas transportasi, termasuk pengemudi ojek online, sopir angkutan umum, dan komunitas transportasi lainnya yang ingin bergabung sebagai Mitra Polri di bawah naungan SPSI.
“Untuk selanjutnya kami akan membuat berbagai program dan wadah bagi para pengemudi. Kita akan menemui dan merangkul siapa saja yang ingin bergabung menjadi Mitra Polri di bawah naungan SPSI. Tujuannya agar tercipta sinergi yang kuat antara pekerja transportasi dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat,” jelasnya.
Program PRAKA POLRI sendiri digagas sebagai wadah kemitraan strategis antara pekerja transportasi dan Polri untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan berlalu lintas, serta meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat. Dengan mobilitas yang tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari, para pengemudi dinilai memiliki peran penting dalam membantu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sementara itu, Ketua Cabang SPSI Medan Petisah, Lamsir Simamora, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Munas III SPSI dan peluncuran Program PRAKA POLRI yang dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara organisasi pekerja dan aparat keamanan.
“Kami mendukung penuh Program PRAKA POLRI karena ini menjadi wadah yang sangat baik bagi para pekerja transportasi untuk ikut berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengemudi berada di lapangan setiap hari dan memiliki peran strategis dalam membantu memberikan informasi serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Lamsir Simamora.
Menurutnya, keberadaan PRAKA POLRI tidak hanya memberikan manfaat bagi kepolisian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan bagi para pekerja transportasi agar lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami berharap program ini dapat dibentuk hingga ke tingkat cabang dan komunitas transportasi di seluruh wilayah Kota Medan maupun Sumatera Utara. SPSI Medan Petisah siap mendukung dan mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan cenderamata dan penghargaan kepada sejumlah tamu undangan, perwakilan instansi pemerintah, unsur TNI, Polri, dan organisasi pekerja sebagai simbol sinergi dan dukungan terhadap pelaksanaan Munas III SPSI serta peluncuran Program PRAKA POLRI.
Menjelang berakhirnya rangkaian kegiatan, suasana Munas III SPSI dan Peluncuran PRAKA POLRI semakin semarak. Ketua Cabang SPSI Medan Petisah, Lamsir Simamora, turut menghibur para peserta dan tamu undangan dengan membawakan lagu berjudul “Uda Den Sayang”. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan meriah dari seluruh peserta yang hadir.
Dengan penuh semangat, Lamsir Simamora tampil di atas panggung membawakan lagu tersebut yang disambut tepuk tangan dan antusiasme para peserta Munas. Suasana yang sebelumnya formal berubah menjadi penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan eratnya hubungan kekeluargaan di lingkungan SPSI.
Penampilan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Munas III SPSI yang berlangsung selama dua hari di Hotel Danau Toba Medan. Acara ditutup dengan semangat persatuan, solidaritas, dan komitmen bersama untuk memperkuat organisasi serta menyukseskan Program PRAKA POLRI sebagai bentuk sinergi antara pekerja transportasi, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan terselenggaranya Munas III SPSI dan peluncuran Program PRAKA POLRI, diharapkan lahir kolaborasi yang semakin kuat antara organisasi pekerja, pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Semangat “Bersatu, Berjuang, dan Bermartabat” yang diusung SPSI menjadi simbol komitmen organisasi untuk terus memperjuangkan kepentingan pekerja sekaligus berkontribusi bagi bangsa dan negara.
































