Sengketa Lahan Di Bali Melibatkan Pengusaha Asal Bandung Hingga Mengalami Kerugian Fantastis

ASWAR

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:35 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, BALI – Kejadian bermula pada tahun 2023 salah seorang pengusaha asal bandung H.AW mengakuisisi sebuah perusahaan dibandung, dan terdapat salah satu aset milik perusahaan berupa lahan hutan di daerah jimbaran Bali’ seluas kurang lebih 10 ha yang dimana sebgaian lahan tersebut masih dalam Hak tanggungan salah satu perbankan plat merah.

Dalam kurun hampir 3 tahun H.AW terus berusaha berkordinasi bernegosiasi untuk bisa mendapatkan solusi terbaik dan menekan angka HT tersebut’ namun dalam perjalanan ada salah satu oknum dari ahliwaris I KS yang mengingkari akan perjanjian sewa yang telah dibuat tersebut.

Sehingga kegaduhan mulai terjadi, pada tahun 2025 puncaknya pada oktober 2025. I KS salah satu oknum dari ahliwaris tersebut menerobos lahan sewa milik H.AW tanpa izin memasang plang yang seolah bawasanya lahan tersebut tidak pernah disewakan dst.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Membuat situasi semakin tidak kondusif ditambah yang paling mengejutkan sebagian lahan yang sudah disewa berdasarkan surat sewa menyewa, sudah berdiri bebrapa bangunan yang dihuni oleh sebagian ahli waris pemilik lahan

Dengan kejadian tersebut tentu H.AW merasa sangat dirugikan terutama karena penerobosan lahan tanpa izin,serta pemasangan plang di area lahan tanpa seizin H.AW selaku pemilik lahan sewa’ membuat kondisi menjadi gaduh, sehingga beberapa calon buyer yang sudah didepan mata memutuskan mengundurkan diri.

Lebih dari itu ploting anggaran untuk menyelesaikan HT kepda pihak perbankan yang sudah dirasa pasti karena tinggal menunggu transaksi, harus batal karena kejadian tersebut’ sehingga anggaran yang diperuntukan untuk penyelesaian kepada salah satu pihak perbankan plat merah pun sempat terhambat’ dikarenakan adanya kegaduhan di area lahan yang di buat oleh I KS dkk. Salah satu oknum dari pihak ahli waris

Hal ini menambah daftar sengketa lahan di bali. “Kepada rekan-rekan yang akan melakukan investasi dibali saya menghimbau agar lebih hati-hati” pungkas H.AW pada awak media.

Dengan kejadian tersebut H.AW sangat merasa dirugikan secara materil dan immateril, bahkan merasa di hianati oleh salah satu rekan yang sempat dibawa menghadap kepada pihak perbankan’ tanpa izin bicara baik-baik tanpa basa basi tiba-tiba melakukan penyelesaian HT’ karena melihat angka penyelesaian yang sudah sangat tergolong ringan yang selama ini sedang di upayakan’ selama kurang lebih 3 tahun terahir.

Dikarenakan sepertinya para pihak sudah menutup diri untuk berdiskusi, bermusyawarah secara baik – baik
H. AW memilih menempuh jalur hukum tidak tanggung-tanggung untuk mengawal kasus ini H.AW didampingi 8 kuasa hukum Senior yang ahli didalam hukum pidana maupun perdata.

“Sampai saat ini kami masih terus memonitor jalanya proses hukum yang sedang bergulir’ entah dari gugatan secara pidana ataupun gugatan perdata dengan pihak terkait, bahkan jika kita tidak mendapatkan keadilan dalam proses ini kami siap menghadap ke Bapak Kapolri Listiyo Sigit hingga ke bapak Jaksa Agung ST Burhanudin’ kita tunggu perkembangan kasusnya, ungkap salah satu kuasa hukum dari H.AW’

Hal ini dilakukan semata karena diskusi secara musyawarah sudah tidak mendapatkan titik temu’ tentunya pihak kami ingin mendapatkan keadilan seadil adilnya, jangan sampai ada salah satu pihak yang merasa di rugikan lebih dari hal tersebut, bawasanya suatu hari kebenaran akan terungkap.

Berita Terkait

Di Hadapan Hakim, Saksi Ungkap Mekanisme Administrasi Proyek Lapen PEN
Polres Lampung Utara Gelar Simpammako Antisipasi MY Day
Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar Tebar Kepedulian, Warga dan Tukang Becak Sambut Antusias Bantuan Sosial
Aksi Humanis Polisi, Jenazah Warga Ujung Tanah Diantar hingga Liang Lahat di Bantimurung.
Terungkap! Motif Dendam di Balik Pembunuhan Sadis Warga Gantarang
Dua Pelaku Pembobol Outdoor AC Tempat Hiburan di Makassar Ditangkap, 17 Unit Hilang
Kapolres Pelabuhan Makassar Beri Apresiasi kepada Warga Tamalabba yang Dukung Penataan Kawasan Sabutung
Polres Pelabuhan Makassar Juara II Manajemen Media Ops Ketupat 2026, Kapolres Terima Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 12:29 WIB

MIRIS! Generasi Terancam, Judi dan Narkoba Jalan Terus Tanpa Tindakan Nyata

Kamis, 2 April 2026 - 12:18 WIB

Hukum Terbalik! Ayah Masuk Penjara, Anak Dipaksa Minta Maaf Di Aula Kejaksaan

Kamis, 2 April 2026 - 06:56 WIB

Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar Tebar Kepedulian, Warga dan Tukang Becak Sambut Antusias Bantuan Sosial

Kamis, 2 April 2026 - 06:51 WIB

Aksi Humanis Polisi, Jenazah Warga Ujung Tanah Diantar hingga Liang Lahat di Bantimurung.

Rabu, 1 April 2026 - 18:51 WIB

Terungkap! Motif Dendam di Balik Pembunuhan Sadis Warga Gantarang

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Makassar Memanas!Aksi Koboi Debt Collector Seret Motor Warga di Siang Bolong

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:04 WIB

Dua Pelaku Pembobol Outdoor AC Tempat Hiburan di Makassar Ditangkap, 17 Unit Hilang

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:50 WIB

Keadilan Terguncang di Langkat: Tersangka Bebas Bermanuver, Korban Diduga Diskriminasi dan Dijerat Hukum

Berita Terbaru

DAERAH

Polres Lampung Utara Gelar Simpammako Antisipasi MY Day

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:58 WIB