TIRTANADI DIGUNCANG! Bak Pemancar Berkarat, Pengolahan Kimia Diduga Amburadul, Anggaran Perawatan Patut Dipertanyakan

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:04 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net MEDAN – Perumda Tirtanadi Sumatera Utara kembali diterpa sorotan keras. Di tengah kewajibannya menyediakan air bersih bagi masyarakat, sejumlah fasilitas vital pengolahan air justru diduga mengalami kerusakan, tidak terawat, hingga pengolahan bahan kimia yang dinilai jauh dari standar ideal pelayanan publik.

 

Ketua Umum Information Corruption Watch Republik Indonesia (ICW RI), Jokly Sihotang SE, menilai kondisi tersebut bukan sekadar persoalan teknis biasa. Temuan kerusakan clarifier, tube settler, bak pemancar, mesin pengaduk bahan kimia, hingga jaringan perpipaan yang dipenuhi karat dinilai sebagai sinyal bahaya yang tidak boleh dianggap sepele.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Publik berhak tahu mengapa fasilitas penting yang menjadi jantung pengolahan air bersih diduga rusak dan tidak berfungsi optimal. Ke mana arah pengawasan dan bagaimana efektivitas anggaran perawatan selama ini, itu harus dijelaskan secara terbuka,” tegas Jokly.

 

Di IPA Deli Tua, puluhan kolom tube settler pada empat unit clarifier dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi itu berpotensi mengganggu proses pemisahan partikel kotoran sehingga kualitas pengolahan air patut dipertanyakan.

 

Sementara di IPA Sibolangit, puluhan springkle yang berfungsi dalam proses aerasi dilaporkan tidak terpasang. Mesin pengaduk soda ash juga disebut rusak sehingga proses pencampuran bahan kimia masih dilakukan secara manual. Ironisnya, sejumlah gedung pengolahan, bak pemancar, dan jaringan pipa dilaporkan dipenuhi karat, terbuka, hingga tersumbat.

 

Tak kalah memprihatinkan, Rumah Pompa Lumban Silintong disebut memiliki bak filter yang bocor, berkarat, dan mengalami penurunan fungsi. Bahkan terdapat dugaan serpihan logam berkarat masuk ke area penyaringan air.

 

Jika berbagai temuan tersebut benar, maka pertanyaan besarnya sederhana: bagaimana mungkin fasilitas strategis penyedia air bersih untuk masyarakat dibiarkan dalam kondisi seperti itu?

 

ICW RI mendesak dilakukan audit total terhadap sistem pengolahan, distribusi, sarana-prasarana, serta penggunaan anggaran pemeliharaan di lingkungan Perumda Tirtanadi. Sebab publik tidak membutuhkan alasan, melainkan membutuhkan kepastian bahwa air yang mereka gunakan setiap hari benar-benar dikelola dengan standar yang layak dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Direksi Perumda Tirtanadi belum memberikan klarifikasi resmi. Bungkamnya pihak perusahaan daerah di tengah derasnya sorotan justru semakin menambah tanda tanya besar yang kini berkembang di tengah masyarakat.

 

Jangan sampai pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak berubah menjadi potret buruk lemahnya pengawasan, minimnya perawatan, dan buruknya tata kelola yang selama ini luput dari perhatian.

 

Red/Tim

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Program MBG, KJNI : Harus Diusut Tuntas Demi Menjaga Kepercayaan Publik
Polsek Soeta Perketat Pengawasan di Pelabuhan Makassar, Penumpang dan Barang Bawaan Diperiksa Ketat
Satlantas Polres Pelabuhan Makassar Perkuat Strong Point Malam
Benget Sihombing Menang Pilkades Tanjung Gusta 2026, Ratusan Warga Rayakan Kemenangan di Posko Pemenangan
Gebrakan Baru PWI Sulsel: Duet Tokoh Senior Siap Dobrak Era Disrupsi Digital
Laporan Perusakan Bangunan Dihentikan Lewat SP3, Lokasi yang Sama Malah Didatangi Penyidik Bersama Pihak yang Diduga Berkaitan dengan Terlapor
Ratusan Personel Satpol PP Kota Medan Keluhkan Beban Kerja Berlebih, Hak Lembur Disebut Belum Terjawab
Hampir Tiga Bulan Jalan di Tempat, Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis tvOne di Paluta Belum Juga Tetapkan Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Program MBG, KJNI : Harus Diusut Tuntas Demi Menjaga Kepercayaan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:13 WIB

Polsek Soeta Perketat Pengawasan di Pelabuhan Makassar, Penumpang dan Barang Bawaan Diperiksa Ketat

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:09 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Makassar Perkuat Strong Point Malam

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:04 WIB

TIRTANADI DIGUNCANG! Bak Pemancar Berkarat, Pengolahan Kimia Diduga Amburadul, Anggaran Perawatan Patut Dipertanyakan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:43 WIB

Benget Sihombing Menang Pilkades Tanjung Gusta 2026, Ratusan Warga Rayakan Kemenangan di Posko Pemenangan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:11 WIB

Laporan Perusakan Bangunan Dihentikan Lewat SP3, Lokasi yang Sama Malah Didatangi Penyidik Bersama Pihak yang Diduga Berkaitan dengan Terlapor

Senin, 1 Juni 2026 - 15:41 WIB

Ratusan Personel Satpol PP Kota Medan Keluhkan Beban Kerja Berlebih, Hak Lembur Disebut Belum Terjawab

Senin, 1 Juni 2026 - 15:23 WIB

Hampir Tiga Bulan Jalan di Tempat, Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis tvOne di Paluta Belum Juga Tetapkan Tersangka

Berita Terbaru