BOS Rp1,23 Miliar Diduga Disikat! Mahasiswa Kepung Dugaan Skandal di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan, Tipikor Jangan Mati Suri!

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:01 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Deli Serdang – Aroma dugaan penyimpangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan kini meledak ke meja aparat penegak hukum. Ketua DPD Aliansi Mahasiswa Bersatu (AMB) Deli Serdang resmi melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, mendesak penanganan cepat oleh bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

 

Sorotan tajam mengarah pada dua pos anggaran yang dinilai janggal: pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp89.234.000 serta pengembangan perpustakaan senilai Rp283.498.600.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut aliansi, kondisi fisik sekolah di lapangan justru dinilai masih layak dan tidak menunjukkan urgensi pemeliharaan besar. “Kalau bangunan masih memadai, untuk apa dianggarkan puluhan juta rupiah? Ini yang kami pertanyakan,” tegas mereka.

 

Tak berhenti di situ, pengembangan perpustakaan yang menyedot hampir Rp283 juta juga dipersoalkan. Fakta di lapangan disebut tidak mencerminkan adanya peningkatan signifikan fasilitas maupun kualitas layanan perpustakaan bagi siswa.

 

Data yang dihimpun menyebut total Dana BOS yang diterima sekolah sepanjang 2025 mencapai Rp1.230.871.320, dengan rincian:

 

Tahap I (22 Januari 2025): Rp615.600.000

 

Tahap II (17 September 2025): Rp615.271.320

 

Totalnya tembus Rp1,23 miliar lebih. Angka fantastis untuk ukuran satu sekolah negeri.

 

M.Z. Padli selaku Ketua AMB Deli Serdang menegaskan, Dana BOS adalah uang rakyat yang dititipkan untuk kepentingan siswa. “Setiap rupiah wajib transparan dan tepat sasaran. Kalau jumlahnya miliaran, maka pertanggungjawabannya harus seterang mungkin. Tidak boleh ada ruang abu-abu,” tegasnya.

 

Ketua GEMPUR Deli Serdang, M.S. Didayatullah, ikut angkat suara. Ia menilai pengelolaan Dana BOS 2025 di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan patut diuji secara hukum. “Ini bukan soal opini. Ini soal data dan realisasi anggaran,” katanya.

 

Sementara Irpan, Ketua GEMA (Gerakan Mahasiswa Aktivis), membeberkan bahwa dalam dokumen perencanaan, anggaran BOS dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan, pemeliharaan sarpras, pembayaran langganan daya dan jasa, serta mendukung kegiatan pembelajaran dan administrasi.

 

Namun, kondisi fisik sekolah disebut memunculkan tanda tanya besar. Dinding retak, plafon berlubang, dan fasilitas perpustakaan yang belum menunjukkan lonjakan kualitas menjadi potret yang kontras dengan angka miliaran rupiah yang digelontorkan.

 

“Rp1.230.871.320 itu uang rakyat. Penggunaannya wajib transparan. Pertanggungjawabannya tidak boleh setengah-setengah,” tegas Irpan.

 

M. Syahrizal, Ketua Pergerakan Mahasiswa Pemuda Nusantara Deli Serdang, menambahkan bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan. “Setiap dugaan penyimpangan harus diuji terbuka dan profesional agar kepercayaan publik tidak runtuh,” ujarnya.

 

Aliansi mahasiswa menegaskan, jika aparat penegak hukum tidak segera bergerak, mereka siap turun ke jalan. Aksi demonstrasi disebut sebagai opsi terakhir bila laporan mereka terkesan diabaikan.

 

Jika penegakan hukum tumpul dalam perkara ini, maka yang dipertaruhkan bukan hanya Rp1,23 miliar, tetapi marwah pendidikan dan kepercayaan publik. Aparat tidak boleh ragu, tidak boleh lamban, dan tidak boleh bermain aman. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan atau publik yang akan memaksa kebenaran itu dibuka seterang-terangnya.

Berita Terkait

Diduga Kebal Hukum? Gudang Penampungan Solar Subsidi di Pasar 9 Manunggal Disorot, Pakar Ingatkan Pembiaran Mafia BBM Ancam Ekonomi Negara
KAMMI Deli Serdang Perkuat Sinergi Ulama dan Pemuda untuk Membangun Daerah
Ditemani Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Lapor Pencurian dan Penadahan Sawit yang Telah Berlangsung Bertahun-tahun
Bangun Fondasi Kolaborasi untuk Deli Serdang, Ketua Umum Terpilih PD KAMMI Temui DPRD
KAMMI Deli Serdang Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemuda dan Polri untuk Menjaga Stabilitas Daerah
KAMMI Deli Serdang Dorong Kolaborasi dengan Kemenag, Program Bina Desa Disiapkan untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
Warga Tanjung Mulia Resah! Gudang Diduga Jadi Tempat Penimbunan Solar Subsidi, Mabes Polri Diminta Turun Tangan
Ketua Umum KJNI: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan, Copot Kepala DLHK Jika Tak Mampu Menjalankan Amanah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:27 WIB

Diduga Kebal Hukum? Gudang Penampungan Solar Subsidi di Pasar 9 Manunggal Disorot, Pakar Ingatkan Pembiaran Mafia BBM Ancam Ekonomi Negara

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:18 WIB

KAMMI Deli Serdang Perkuat Sinergi Ulama dan Pemuda untuk Membangun Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

Ditemani Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Lapor Pencurian dan Penadahan Sawit yang Telah Berlangsung Bertahun-tahun

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:13 WIB

Bangun Fondasi Kolaborasi untuk Deli Serdang, Ketua Umum Terpilih PD KAMMI Temui DPRD

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

KAMMI Deli Serdang Dorong Kolaborasi dengan Kemenag, Program Bina Desa Disiapkan untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:41 WIB

Warga Tanjung Mulia Resah! Gudang Diduga Jadi Tempat Penimbunan Solar Subsidi, Mabes Polri Diminta Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:20 WIB

Ketua Umum KJNI: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan, Copot Kepala DLHK Jika Tak Mampu Menjalankan Amanah

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:09 WIB

Kapolres Bulukumba Hadiri Akad Nikah Tahanan, Momentum Humanis di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru