Uang Rakyat Dijarah, Jalan Hancur, Pemerintah Langkat di Tengah Skandal Diam Membisu!

ASWAR

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:43 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net LANGKAT — Ini bukan kegagalan. Ini kejahatan yang disahkan oleh kekuasaan. Proyek jalan Rp673.100.000 APBD 2025 di Dusun Sungai Cabang hancur sebelum layak disebut jadi. Aspal pecah. Retak. Melebar. Uang habis. Negara diam.

 

Ini bukan salah hitung. Bukan cuaca. Bukan teknis. Ini perampokan anggaran yang dibungkus stempel resmi. PU bekerja tanpa rasa takut. Pengawasan dikubur. Inspektorat dibisukan. Hukum menyingkir. Pemerintah daerah berubah fungsi: bukan pelindung rakyat, tapi pelindung kejahatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Fakta berdiri telanjang di lapangan. Jalan rusak adalah barang bukti hidup. Siapa pun yang masih bicara “proses” sedang menipu publik. Ketika kerusakan terjadi secepat ini, yang bekerja bukan aspal yang bekerja adalah keserakahan.

 

Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H. memilih diam. Diam itu bukan netral. Diam itu sikap. Diam itu pesan: kekuasaan lebih penting dari kebenaran, pejabat lebih berharga daripada rakyat. Dalam diam itu, kejahatan mendapat perlindungan.

 

Warga akhirnya paham: negara tidak lalai negara memilih. Memilih membiarkan uang rakyat lenyap. Memilih menutup mata pada kehancuran. Memilih berdiri di sisi pelaku. Jalan ini bukan gagal dibangun, rakyat yang gagal dilindungi.

 

Di Langkat, korupsi tidak lagi sembunyi. Ia berdiri di jalan, retak dan pecah, menertawakan hukum. Dan selama kebisuan dipelihara, setiap proyek berikutnya hanyalah korban yang menunggu giliran.

 

Ini bukan pembangunan. Ini penjarahan yang diberi nama resmi.

Berita Terkait

Diduga Kebal Hukum? Gudang Penampungan Solar Subsidi di Pasar 9 Manunggal Disorot, Pakar Ingatkan Pembiaran Mafia BBM Ancam Ekonomi Negara
KAMMI Deli Serdang Perkuat Sinergi Ulama dan Pemuda untuk Membangun Daerah
Ditemani Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Lapor Pencurian dan Penadahan Sawit yang Telah Berlangsung Bertahun-tahun
Bangun Fondasi Kolaborasi untuk Deli Serdang, Ketua Umum Terpilih PD KAMMI Temui DPRD
KAMMI Deli Serdang Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemuda dan Polri untuk Menjaga Stabilitas Daerah
KAMMI Deli Serdang Dorong Kolaborasi dengan Kemenag, Program Bina Desa Disiapkan untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
Warga Tanjung Mulia Resah! Gudang Diduga Jadi Tempat Penimbunan Solar Subsidi, Mabes Polri Diminta Turun Tangan
Ketua Umum KJNI: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan, Copot Kepala DLHK Jika Tak Mampu Menjalankan Amanah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:27 WIB

Diduga Kebal Hukum? Gudang Penampungan Solar Subsidi di Pasar 9 Manunggal Disorot, Pakar Ingatkan Pembiaran Mafia BBM Ancam Ekonomi Negara

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:18 WIB

KAMMI Deli Serdang Perkuat Sinergi Ulama dan Pemuda untuk Membangun Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

Ditemani Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Lapor Pencurian dan Penadahan Sawit yang Telah Berlangsung Bertahun-tahun

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:13 WIB

Bangun Fondasi Kolaborasi untuk Deli Serdang, Ketua Umum Terpilih PD KAMMI Temui DPRD

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

KAMMI Deli Serdang Dorong Kolaborasi dengan Kemenag, Program Bina Desa Disiapkan untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:41 WIB

Warga Tanjung Mulia Resah! Gudang Diduga Jadi Tempat Penimbunan Solar Subsidi, Mabes Polri Diminta Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:20 WIB

Ketua Umum KJNI: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan, Copot Kepala DLHK Jika Tak Mampu Menjalankan Amanah

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:09 WIB

Kapolres Bulukumba Hadiri Akad Nikah Tahanan, Momentum Humanis di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru