Detiktimur.net MEDAN –Pernyataan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Dapil 8, Pdt. Berkat Kurniawan Laoli, S.Pd., M.IP., terkait kematian almarhumah Winda Lorenza Gowasa justru memantik reaksi keras dari masyarakat.
Melalui akun Facebook resminya, Berkat meminta publik tidak memperkeruh maupun membelokkan persoalan. Ia juga menilai narasi yang mengaitkan kematian Winda dengan masa lalunya sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai narasi sesat, Minggu (9/8/2026)
“Menurutku ini narasi sesat… Apa hubungan WN meninggal dunia dengan keberadaannya dulu ketika masih hidup pernah sebagai saksi di KPK,” tulis Berkat.
Pernyataan tersebut kemudian dibanjiri komentar netizen pada unggahan akun TikTok @mediawartanewstv. Publik menegaskan bahwa mempertanyakan kematian Winda bukan berarti memperkeruh keadaan.
Sejumlah netizen justru mendesak Kapolrestabes Medan memberikan penjelasan terbuka terkait penanganan kasus tersebut, termasuk soal kesimpulan awal kematian Winda dan proses otopsi yang dipersoalkan keluarga.
“Poltabes Medan, masyarakat meminta mencabut perkataannya dan minta maaf kepada keluarga korban juga kepada masyarakat,” tulis salah seorang netizen.
Netizen lainnya mempertanyakan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum serta menilai masyarakat berhak mengawal kasus tersebut sampai fakta sebenarnya terungkap.
Sorotan publik juga muncul terhadap berbagai informasi yang berkembang mengenai kematian Winda. Namun, tudingan dan spekulasi yang beredar di media sosial tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan yang transparan.
Kini Kapolrestabes Medan tidak cukup hanya meminta masyarakat percaya kepada proses hukum. Pertanyaan publik harus dijawab dengan bukti. Jika kesimpulan kepolisian benar, buka dasar dan rangkaian penyelidikannya. Jika masih ada fakta yang belum terungkap, jangan paksa publik berhenti bertanya. Kematian Winda bukan sekadar bahan perdebatan di media sosial,ada keluarga yang menuntut kepastian dan ada publik yang menunggu kebenaran.
Redaksi
































