“Jangan Perkeruh!” Pernyataan DPRD Sumut Soal Winda Gowasa Justru Memantik Amarah Netizen, Kapolrestabes Medan Didesak Buka Fakta!

ASWAR

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:30 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net MEDAN –Pernyataan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Dapil 8, Pdt. Berkat Kurniawan Laoli, S.Pd., M.IP., terkait kematian almarhumah Winda Lorenza Gowasa justru memantik reaksi keras dari masyarakat.

 

Melalui akun Facebook resminya, Berkat meminta publik tidak memperkeruh maupun membelokkan persoalan. Ia juga menilai narasi yang mengaitkan kematian Winda dengan masa lalunya sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai narasi sesat, Minggu (9/8/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Menurutku ini narasi sesat… Apa hubungan WN meninggal dunia dengan keberadaannya dulu ketika masih hidup pernah sebagai saksi di KPK,” tulis Berkat.

 

Pernyataan tersebut kemudian dibanjiri komentar netizen pada unggahan akun TikTok @mediawartanewstv. Publik menegaskan bahwa mempertanyakan kematian Winda bukan berarti memperkeruh keadaan.

 

Sejumlah netizen justru mendesak Kapolrestabes Medan memberikan penjelasan terbuka terkait penanganan kasus tersebut, termasuk soal kesimpulan awal kematian Winda dan proses otopsi yang dipersoalkan keluarga.

 

“Poltabes Medan, masyarakat meminta mencabut perkataannya dan minta maaf kepada keluarga korban juga kepada masyarakat,” tulis salah seorang netizen.

 

Netizen lainnya mempertanyakan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum serta menilai masyarakat berhak mengawal kasus tersebut sampai fakta sebenarnya terungkap.

 

Sorotan publik juga muncul terhadap berbagai informasi yang berkembang mengenai kematian Winda. Namun, tudingan dan spekulasi yang beredar di media sosial tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan yang transparan.

 

Kini Kapolrestabes Medan tidak cukup hanya meminta masyarakat percaya kepada proses hukum. Pertanyaan publik harus dijawab dengan bukti. Jika kesimpulan kepolisian benar, buka dasar dan rangkaian penyelidikannya. Jika masih ada fakta yang belum terungkap, jangan paksa publik berhenti bertanya. Kematian Winda bukan sekadar bahan perdebatan di media sosial,ada keluarga yang menuntut kepastian dan ada publik yang menunggu kebenaran.

 

Redaksi

Berita Terkait

Dapat Apresiasi Gubernur Sulsel, Aina Fadhillah Ramadhan Pukau Ribuan Peserta Harmoni Kemanusiaan 2026
Periksa Ketua PN dan PT Medan! Junara Divonis Bebas, Dugaan Atensi Mantan Ketua PT Medan ke Mardison Mencuat Pengadilan Tinggi Medan Diduga Abaikan Aturan KUHAP
Proyek Drainase Rp4,9 Miliar Jadi Sorotan, LBHK-Wartawan Pertanyakan Pengawasan Janso Sipahutar
Merah Putih Berkibar di Jalanan Makassar, Polisi dan Komunitas Bajaj Maxim Kompak Bagikan Bendera
Lapas Makassar Gandeng Baitus Salam Foundation, Nusantara Jaya Ummat, dan SSP Law Firm Salurkan Bantuan Sosial
Kepala BPN Kota Subulussalam Diminta Berikan Penjelasan Transparan, 10 Bidang Tanah Jangan Digantung Tanpa Kepastian
Kebenaran Jangan Dikubur! Kematian Winda dan Jejak Agenda KPK Harus Diusut Tuntas
Diduga Ada Oknum Berkedok Aktivis dan Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan, Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu Minta Aparat Bertindak

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dapat Apresiasi Gubernur Sulsel, Aina Fadhillah Ramadhan Pukau Ribuan Peserta Harmoni Kemanusiaan 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Ketua Umum KJNI Ingatkan, Kritik Pejabat Publik Jangan Abaikan Fakta di Lapangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Merah Putih Berkibar di Jalanan Makassar, Polisi dan Komunitas Bajaj Maxim Kompak Bagikan Bendera

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Lapas Makassar Gandeng Baitus Salam Foundation, Nusantara Jaya Ummat, dan SSP Law Firm Salurkan Bantuan Sosial

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Ketua KAKI Jatim Sentil Febrie Ardiansyah, Jangan Berlindung di Balik Praperadilan, Hadapi Saja Proses Hukum!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Ketua KAKI Jatim: KPPBC Kediri Tunjukkan Integritas, Heri Sustanto Pantas Dipercaya Memimpin

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:55 WIB

Polres Pelabuhan Makassar Beberkan Dua Kasus Penipuan Tiket Kapal, Korban Rugi Jutaan Rupiah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Nakhoda Baru PWI Sulsel Prioritaskan Pembaruan Database dan Layanan Digital Anggota

Berita Terbaru