Arwan Tjahjadi Dorong Pelestarian Identitas Peranakan pada HUT ke-418 Kota Makassar

ASWAR

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 15:50 WIB

50120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, MAKASSAR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar semakin berkesan dengan kehadiran Parade Kebaya Peranakan yang digelar di pusat kota. Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM) tampil memikat, menyampaikan pesan harmoni dan pelestarian budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah kebhinekaan Makassar.

Puluhan anggota P2TM berjalan anggun mengenakan kebaya peranakan yang dipadukan dengan kain tradisional Sulawesi Selatan. Tampilan tersebut bukan sekadar pertunjukan estetika, tetapi cerminan identitas yang tumbuh dari pertemuan panjang antara budaya Tionghoa peranakan dan masyarakat lokal yang telah berlangsung lintas generasi.

Parade yang berlangsung dari Jalan Balai Kota hingga Jalan Ahmad Yani ini diiringi perpaduan musik Tionghoa dan lagu daerah Sulawesi Selatan. Irama tersebut menghadirkan suasana hangat dan emosional, menggambarkan kehidupan masyarakat Makassar yang kaya warna namun tetap satu dalam kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan media, tampak Owner Hotel Horison Candra Djaya serta Peggy Lisal turut hadir memeriahkan kegiatan yang sarat nilai budaya ini. Ketua Umum sekaligus pendiri P2TM, Ir. Arwan Tjahjadi, menjelaskan bahwa kebaya peranakan bukan sekadar pakaian tradisional, melainkan simbol perjalanan leluhur dan nilai kebersamaan yang diwariskan dari masa ke masa. “Warisan budaya adalah jati diri. Dengan menjaganya, kita tidak hanya menghormati sejarah, tetapi juga menyiapkan fondasi masa depan yang kokoh,” ujarnya.

Arwan, yang juga Owner Hotel Losari Grup, menuturkan bahwa keberadaan masyarakat Tionghoa di Makassar telah tercatat sejak ratusan tahun lalu. Interaksi dan pernikahan antara pendatang Tionghoa dengan perempuan lokal melahirkan identitas peranakan yang dikenal sebagai baba dan nona, yang kemudian berkembang menjadi identitas budaya Chindo atau Tionghoa Nusantara. Identitas ini menghadirkan kontribusi besar dalam seni, kuliner, hingga tradisi seperti barongsai dan liangliong yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia.

Dalam momentum perayaan kota ini, Arwan menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atas dukungan dan ruang kolaborasi dalam penguatan karakter budaya masyarakat. Arwan menegaskan bahwa pembangunan kota yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila pembangunan fisik berjalan seiring dengan penguatan nilai kebersamaan dan identitas budaya warga.

Parade Kebaya Peranakan P2TM menjadi pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang menyatukan, bukan sekadar perbedaan. Melalui pelestarian budaya, masyarakat diajak memahami bahwa masa depan Makassar yang maju berakar pada penghargaan terhadap sejarah serta kesediaan untuk membangun harmoni antar budaya. “Dirgahayu Kota Makassar ke-418. Mari terus melangkah bersama untuk Indonesia yang semakin mencapai kemajuan dan persatuan,” tutup Arwan. (*Rz)

Berita Terkait

Petinju Muda Perbati Sulsel Muh Nabil Menang K.O di Round Pertama dan Melaju ke Final Laskar Lampung Boxing Cup 2026
Petinju Perbati Sulsel Muh Adnan Anugrah Yunus Menang Telak atas Angga, H. Saiful Tola Apresiasi Perjuangan Atlet
Polri Hadir Di Tengah Petani, Polsek Rambah Samo Kawal Ketahanan Pangan Nasional Lewat Pendampingan Jagung
Potret Deli Puspita Sari Raih Suara Terbanyak Pengisian BPD Keterwakilan Perempuan di Karanganyar
Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Transparansi Informasi
Kejati Sumut Digedor! Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS dan Pungutan SPP di Sekolah Negeri Mulai Terkuak
Temukan Puluhan Batang Ganja Siap Panen, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang Ringkus Pelaku
Jeruji Tak Membungkam Bisnis Haram: Dugaan Keterlibatan Oknum Pegawai dalam Peredaran Narkoba di Rutan Medan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:56 WIB

Polri Hadir Di Tengah Petani, Polsek Rambah Samo Kawal Ketahanan Pangan Nasional Lewat Pendampingan Jagung

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:07 WIB

Kejati Sumut Digedor! Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS dan Pungutan SPP di Sekolah Negeri Mulai Terkuak

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:25 WIB

Temukan Puluhan Batang Ganja Siap Panen, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang Ringkus Pelaku

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:39 WIB

Jeruji Tak Membungkam Bisnis Haram: Dugaan Keterlibatan Oknum Pegawai dalam Peredaran Narkoba di Rutan Medan

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:25 WIB

Momentum Paripurna Hari Jadi Kota Binjai ke-154, Dandim 0203/Langkat dan Polres Binjai Tunjukkan Kekompakan

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:23 WIB

Paripurna Hari Jadi Kota Binjai Ke-154 Berlangsung Khidmat, Forkopimda Tunjukkan Soliditas

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:05 WIB

Judi Tembak Ikan Menggila di Tanah Karo, Kasat Reskrim Bungkam, Warga Ancam Sapu Bersih Lokasi Judi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:58 WIB

Duet Maut Tokoh Pers: Suwardi Thahir-Dahlan Abubakar Siap “Bersihkan” PWI Sulsel

Berita Terbaru