Konflik Agraria di Labuhan Batu: Ketua GMNI Dianiaya Polisi, Bukti Video Dihapus Paksa

ASWAR

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:25 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Labuhan Batu — Ketegangan agraria di Labuhan Batu memuncak saat Ketua GMnI hadir untuk mengadvokasi warga dan merekam kondisi lapangan. Dokumentasi yang seharusnya mencatat fakta berubah menjadi medan konfrontasi langsung dengan aparat.

 

Sejumlah oknum polisi merampas kamera dan ponsel Ketua GMnI secara paksa. Setiap upaya merekam fakta dibungkam, alat dokumentasi dihancurkan, dan bukti video dihapus paksa. Tidak ada peringatan, tidak ada negosiasi; kekerasan berlangsung cepat dan sistematis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua GMnI kemudian dianiaya fisik secara brutal. Ia diinjak-injak berulang kali di tanah, kehilangan kemampuan bergerak, dan sesak di bagian dada. Setiap gerakan dibatasi, ruang advokasi dan dokumentasi dihancurkan. Tidak ada pertolongan; penganiayaan berlangsung di depan warga dengan intensitas mematikan.

 

Advokasi yang seharusnya terbuka berubah menjadi konfrontasi total. Bukti rekaman yang sempat ada lenyap, hilang dari ruang publik, meninggalkan kesunyian yang mematikan di lokasi konflik. Kekerasan fisik ini menegaskan bahwa ruang advokasi mahasiswa tidak diakui oleh aparat.

 

Netizen bersuara keras menyoroti pola kekerasan ini. Akun Liadewi menulis, “Uda gak dipake lagi dasar Pancasila… dipakenya Pancasila cuma pada saat upacara aja… kalo sekarang banyak yang mentingkan perut dan kantongnya masing-masing, ini lah negeri Konoha.” Akun Lamsor Panjaitan menambahkan, “Inilah polisi perusahaan bertindak bahkan bisa membunuh, bukan polisi negara yang punya ilmu keadilan.” Cuitan lain menyoroti sistem kekerasan, “Mengapa keamanan pihak kepolisian selalu berada di perusahaan dan orang berduit… padahal mereka digaji uang masyarakat untuk menjaga rakyat, tak ngetilah negeri ini.” Kritik netizen menegaskan bahwa penganiayaan dan hapus bukti bukan insiden, tapi pola mematikan.

 

Insiden ini menegaskan ancaman nyata bagi mahasiswa yang mengadvokasi di tengah konflik agraria. Tindakan paksa, penganiayaan fisik brutal, dan pembungkaman bukti tidak meninggalkan ruang untuk dialog: hanya kekerasan yang mematikan dan konsekuensi nyata bagi mereka yang mencoba merekam fakta.

Berita Terkait

Fantastis! Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar di PDAM Tirtanadi, Transparansi Dipertanyakan, Pejabat Bungkam
Aswar Ketua DPD KJNI Sulsel Ucapkan Selamat Atas Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Dugaan Penyimpangan Program MBG, KJNI : Harus Diusut Tuntas Demi Menjaga Kepercayaan Publik
Polsek Soeta Perketat Pengawasan di Pelabuhan Makassar, Penumpang dan Barang Bawaan Diperiksa Ketat
Satlantas Polres Pelabuhan Makassar Perkuat Strong Point Malam
TIRTANADI DIGUNCANG! Bak Pemancar Berkarat, Pengolahan Kimia Diduga Amburadul, Anggaran Perawatan Patut Dipertanyakan
Benget Sihombing Menang Pilkades Tanjung Gusta 2026, Ratusan Warga Rayakan Kemenangan di Posko Pemenangan
Gebrakan Baru PWI Sulsel: Duet Tokoh Senior Siap Dobrak Era Disrupsi Digital

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:10 WIB

Fantastis! Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar di PDAM Tirtanadi, Transparansi Dipertanyakan, Pejabat Bungkam

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:25 WIB

Aswar Ketua DPD KJNI Sulsel Ucapkan Selamat Atas Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:17 WIB

Sempat Viral, Kasus Dugaan Perampasan Mobil oleh Debt Collector di Semarang Masuk Persidangan, Korban Terus Cari Keadilan

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Program MBG, KJNI : Harus Diusut Tuntas Demi Menjaga Kepercayaan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:13 WIB

Polsek Soeta Perketat Pengawasan di Pelabuhan Makassar, Penumpang dan Barang Bawaan Diperiksa Ketat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:04 WIB

TIRTANADI DIGUNCANG! Bak Pemancar Berkarat, Pengolahan Kimia Diduga Amburadul, Anggaran Perawatan Patut Dipertanyakan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:43 WIB

Benget Sihombing Menang Pilkades Tanjung Gusta 2026, Ratusan Warga Rayakan Kemenangan di Posko Pemenangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:43 WIB

Gebrakan Baru PWI Sulsel: Duet Tokoh Senior Siap Dobrak Era Disrupsi Digital

Berita Terbaru