Diduga Dilepas Dengan Alasan Rehabilitasi, Penanganan Kasus Narkoba di polda Jatim Disorot

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:46 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, SURABAYA — Dugaan tidak transparannya penanganan kasus narkotika kembali mencuat di Jawa Timur. Tiga orang yang sebelumnya diamankan oleh Subdit 2 Unit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur diduga dilepaskan dengan dalih menjalani rehabilitasi dirumah rehab bernama Al-Kholiqi

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketiga orang tersebut berinisial P, IS, dan SYR. Mereka diamankan pada 17 Desember 2025 di salah satu rumah kos di wilayah Surabaya. Saat penangkapan, petugas disebut menunjukkan surat perintah penangkapan terhadap salah satu terduga pengedar, yakni P, yang saat itu bersama IS dan SYR.

Namun, menurut keterangan narasumber yang enggan disebutkan identitasnya, beberapa hari setelah diamankan, ketiganya diduga dilepaskan dengan alasan direhabilitasi. Narasumber tersebut juga menyampaikan adanya dugaan penyerahan uang dengan nilai puluhan juta rupiah, yang disebut mencapai sekitar Rp60 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasumber menuturkan bahwa P dan IS diduga merupakan pengedar narkotika jenis sabu dan inex, sementara SYR disebut sebagai pengguna. Pelepasan ketiganya dengan skema rehabilitasi dinilai menimbulkan tanda tanya, terlebih di tengah masifnya peredaran narkoba di Jawa Timur.

Lebih lanjut, narasumber menyebutkan bahwa rehabilitasi yang dijalani di salah satu tempat rehabilitasi bernama Al-Kholiqi diduga hanya bersifat formalitas. Menurutnya, proses rehabilitasi tersebut tidak dijalani sebagaimana mestinya dan ketiganya langsung bebas dalam waktu singkat.

Kondisi ini memunculkan sorotan publik terhadap komitmen aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkotika. Narasumber menilai, jika dugaan tersebut benar, maka praktik semacam ini dikhawatirkan dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Jawa Timur belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang beredar. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.

Sahi

Berita Terkait

Aswar Ketua DPW KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?
Polri untuk Masyarakat, Safari Memakmurkan Masjid Pererat Silaturahmi Warga Paotere
Bhabinkamtibmas Gusung Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman
Senyum Humanis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Warnai Patroli di Pusat Keramaian
Ketua KAKI Jatim Tegaskan: Apabila Ada Penyalahgunaan Wewenang Dalam SPMB Bukan Ulah Penyelenggara Pendidikan, Melainkan Oknum 
Arief Martha Rahadyan: Penguatan Pariwisata Jadi Kunci Hadapi Gejolak Ekonomi Global
Sempat Viral, Kasus Dugaan Perampasan Mobil oleh Debt Collector di Semarang Masuk Persidangan, Korban Terus Cari Keadilan
Dugaan Penyimpangan Program MBG, KJNI : Harus Diusut Tuntas Demi Menjaga Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:53 WIB

Polri untuk Masyarakat, Safari Memakmurkan Masjid Pererat Silaturahmi Warga Paotere

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jaga Keselamatan Anak Bangsa di Jalan Raya, Polri Untuk Masyarakat Bukan Sekadar Slogan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:06 WIB

Miliaran Rupiah Mengalir ke Proyek Jalan, KAMMI Deli Serdang Pertanyakan Kesesuaian Volume dan Mutu Pekerjaan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:02 WIB

Bhabinkamtibmas Gusung Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00 WIB

Senyum Humanis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Warnai Patroli di Pusat Keramaian

Senin, 8 Juni 2026 - 20:46 WIB

Akses Tak Sesuai Janji, Drainase Dikeluhkan, Bumi Hartana III Jadi Sorotan Publik

Senin, 8 Juni 2026 - 20:02 WIB

Polri Hadir Untuk Ketahanan Pangan, BRIPKA Muhammad Yusuf Tinjau Langsung Hasil Pertanian Jagung Pipil Masyarakat Panipahan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:02 WIB

52 Barang Bukti Motor Sitaan Diduga Hilang di Polsek Blega, Propam Polda Jatim Sebut Kesalahan Administrasi

Berita Terbaru