Polres Gayo Lues Simulasikan Penggunaan Gas Air Mata untuk Hadapi Situasi Anarkis

DETIK TIMUR

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:03 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, Polres Gayo Lues bersama Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh menggelar latihan gabungan menembak gas air mata. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Tembak Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob, Blangkejeren, Rabu (15/10/2025), mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Latihan bersama ini menjadi bagian dari program peningkatan kompetensi rutin yang difokuskan pada penguasaan taktik dan perangkat teknis dalam pengendalian massa, khususnya penggunaan senjata gas air mata yang dinilai krusial dalam merespons situasi unjuk rasa yang berpotensi anarkis. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Satuan Samapta (Kasatsamapta) Polres Gayo Lues, IPTU Irwansyah, S.H., serta melibatkan puluhan personel gabungan dari Satsamapta Polres Gayo Lues dan Brimob Polda Aceh.

Dalam pelaksanaannya, latihan dipandu oleh instruktur berpengalaman dari kesatuan Brimob. Mereka memberikan teori singkat mengenai fungsi, prosedur penggunaan, serta efek dari peluru gas air mata dalam konteks pengamanan. Selanjutnya, personel diberi kesempatan melakukan praktik langsung di lapangan, dengan skenario simulasi kendali massa menggunakan teknik yang sesuai standar operasional prosedur (SOP) Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui IPTU Irwansyah menekankan pentingnya latihan ini sebagai wujud kesiapsiagaan institusi dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menyampaikan bahwa penguasaan terhadap penggunaan gas air mata bukan hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga menyangkut akurasi pengambilan keputusan di tengah situasi krisis yang bisa dinamis dan cepat berubah.

“Latihan seperti ini kami nilai sangat relevan, mengingat Polri dituntut untuk selalu siap dan tanggap terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Gas air mata adalah alat non-mematikan yang penting dalam menghadapi kerumunan agresif. Oleh karena itu, personel kami harus mengetahui betul teknis penggunaannya dan bisa mengaplikasikannya secara akurat jika situasi mendesak,” ungkap IPTU Irwansyah.

Ia menambahkan bahwa latihan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan diri personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, kesiapan mental dan pemahaman teknis merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam setiap operasi pengamanan.

Para peserta latihan pun menunjukkan semangat dan kedisiplinan tinggi sepanjang kegiatan. Meski harus menghadapi tantangan teknis dan cuaca, semangat personel tetap terjaga. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, tanpa kendala berarti. Usai pelatihan, dilakukan evaluasi oleh tim instruktur guna memberikan masukan dan koreksi terhadap hasil latihan yang telah dilakukan.

Latihan gabungan seperti ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis individu personel, tetapi juga memperkuat sinergitas antara satuan kewilayahan dan Brimob yang menjadi unsur utama dalam kekuatan pengamanan Polri. Terlebih di wilayah seperti Gayo Lues, dengan karakteristik geografis dan sosial yang memerlukan pendekatan keamanan yang adaptif dan responsif.

Ke depan, latihan serupa direncanakan akan terus digelar secara berkala dan ditingkatkan skenarionya, termasuk pelibatan satuan lain. Komitmen bersama antara Polres dan Brimob ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengamanan wilayah yang siap menghadapi tantangan, sekaligus menjamin rasa aman masyarakat di Bumi Seribu Bukit tersebut. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ganti Nama Tak Menyapu Bersih Jejak Lama, PT Rosin Masih Dipersoalkan Publik
PT Rosin Dinilai Menantang Penegakan Hukum, Publik Menyebutnya Seolah Kebal Hukum
PT Rosin Trading Internasional di Gayo Lues Kian Dipersoalkan, dari Legalitas Usaha hingga Dugaan Masalah Ekspor
Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Ungkap Cacat Hukum dan Lemahnya Penegakan Fakta Hukum
Ketika Unsur Pidana Dipertanyakan dan Bukti Tak Meyakinkan Beranikah Hakim Memvonis
Kejanggalan Alat Bukti di Persidangan, Rabusin: Jangan Jadikan Warga Kecil Korban Sistem
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, SIK Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Media Saat Buka Puasa Bersama
Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:59 WIB

KAKI Jatim Dukung Presiden Prabowo Naikkan Status Pangkat Seluruh Kapolda Berbintang 3 dan Wakapolda Bintang 2, Demi Integritas Polri

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:38 WIB

Jumat Barokah, Media Tuntaspos TV Medan Tebar Kepedulian di Jalan T. Amir Hamzah

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:50 WIB

Gema Perubahan dari Jalan Maccini Sawah: Suwardi Tahir Resmi Menuju Kursi PWI Sulsel 1

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dengan Humanis, Personel Polres Pelabuhan Makassar Ulurkan Tangan Bantu Warga Turun Kapal

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:54 WIB

Butuh Bantuan Polisi? Hubungi 110, Polres Pelabuhan Makassar Siaga 24 Jam Layani Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 - 18:50 WIB

“Jangan Vonis Kami Lewat Headline!” Tokoh Masyarakat Kecam Media yang Menggiring Opini Publik Secara Brutal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:03 WIB

Vonis Bebas Junara Telanjangi Dugaan Kriminalisasi Brutal, Polsek Medan Barat dan JPU Dipukul Telak oleh Putusan Hakim

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:52 WIB

LBHK–Wartawan Deli Serdang Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Bakaran Batu ke Kejari, Soroti Dugaan Upaya “Tutup Mulut”

Berita Terbaru