Dugaan Rp450 Miliar Memantik Kemarahan Publik, Satu per Satu Keluhan Pelanggan PDAM Tirtanadi Bermunculan

ASWAR

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:12 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net MEDAN – Sorotan terhadap dugaan kebocoran anggaran di tubuh PDAM Tirtanadi Sumatera Utara yang disebut mencapai Rp450 miliar per tahun terus memantik gelombang reaksi di media sosial. Setelah pemberitaan sebelumnya viral di berbagai media daring, kolom komentar dipenuhi pengakuan dan keluhan pelanggan yang mengaku mengalami kenaikan tagihan, pelayanan air yang dinilai belum maksimal, hingga berbagai persoalan lain yang selama ini mereka rasakan.

 

Fenomena tersebut seolah membuka “tabir” berbagai keluhan yang sebelumnya hanya menjadi pembicaraan di kalangan pelanggan. Warganet ramai-ramai membagikan pengalaman pribadi, mulai dari tagihan yang disebut terus meningkat, distribusi air yang dinilai tidak lancar, hingga proses pemasangan sambungan baru yang dianggap memberatkan, Minggu (26/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Akun @mbak puji mengaku tagihan air yang biasanya sekitar Rp50 ribu melonjak menjadi Rp100 ribu dan mempertanyakan alasan kenaikan yang dikaitkan dengan perluasan bangunan, padahal menurutnya rumahnya tidak mengalami perubahan. Akun @selvihanyimu juga mengaku tagihannya terus naik, dari sekitar Rp90 ribu pada 2023 menjadi Rp299 ribu pada 2026. Sementara @lolipop mengeluhkan biaya pemasangan sambungan baru yang menurutnya membebani pelanggan karena harus menanggung pengadaan pipa utama.

 

Keluhan lain datang dari @Herbianto Marpaung yang mempertanyakan adanya denda keterlambatan pembayaran di tengah mencuatnya isu dugaan kebocoran. @mom Webita Silaban mempertanyakan kenaikan tagihan meski menurutnya distribusi air tidak lancar. @gyan.yi mengaku pernah menerima tagihan hingga Rp900 ribu dalam satu bulan, sedangkan @Han menyebut tagihannya terus meningkat meski penggunaan air berkurang. @mishel🦋 bahkan mengaku telah menghemat pemakaian air, namun tagihan tetap tinggi.

 

Sementara itu, akun @gphutajulu dan @03Maret@pisces-regar turut menyampaikan kritik serta opini pribadi mengenai pengelolaan perusahaan milik negara maupun daerah. Pernyataan tersebut merupakan pendapat pribadi pengguna media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Gelombang komentar tersebut kemudian berkembang menjadi kritik yang lebih luas terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum. Sejumlah warganet menilai sorotan terhadap dugaan kebocoran anggaran yang terus bergulir belum diikuti dengan langkah yang dinilai memuaskan publik. Kritik juga diarahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang oleh sebagian pengguna media sosial dinilai belum menunjukkan penanganan terhadap berbagai dugaan persoalan yang mencuat di lingkungan perusahaan daerah tersebut.

 

Tidak hanya itu, perhatian publik juga mengarah kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Sejumlah warganet berpendapat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen maupun pejabat di lingkungan PDAM Tirtanadi sebagai upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

 

Di tengah derasnya kritik tersebut, publik juga mempertanyakan besarnya biaya yang setiap bulan dibayarkan oleh pelanggan PDAM Tirtanadi. Menurut pandangan yang berkembang di media sosial, masyarakat telah memenuhi kewajibannya membayar tagihan air secara rutin, namun di sisi lain masih banyak pelanggan yang mengaku menghadapi kenaikan tarif, distribusi air yang tidak stabil, hingga kualitas pelayanan yang dinilai belum memuaskan.

 

Kondisi ini memunculkan tuntutan agar seluruh dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran diusut secara transparan dan tuntas, sehingga masyarakat memperoleh kepastian bahwa dana yang bersumber dari pembayaran pelanggan benar-benar dikelola untuk meningkatkan pelayanan publik sesuai peruntukannya.

 

Namun, ramainya respons publik menunjukkan bahwa pemberitaan mengenai dugaan kebocoran anggaran telah memicu masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, kritik, dan harapan mereka terhadap pelayanan PDAM Tirtanadi. Awak media tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak PDAM Tirtanadi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.

 

Tim/Red

Berita Terkait

Pasangan Calon Nomor Urut 2 Usung Visi Pemuda Sedinginan yang Solid, Kreatif, dan Bermanfaat
Bhabinkamtibmas Bergerak, Penanaman Jagung Kuartal III Disiapkan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Rp20 Juta per Korban Melayang, Laporan Dugaan Rekrutmen Kerja Fiktif di Polsek Tanjung Morawa Belum Menunjukkan Titik Terang
Dandenpom XIV/4 Makassar Sambut Lettu Cpm Mansyur, Dorong Adaptasi dan Sinergi untuk Mendukung Tugas Satuan
Tak Tinggal Diam, Kuasa Hukum Etinudi Hulu dan Evi Murni Hulu Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Saat Konfirmasi Diabaikan dan Penjelasan Datang Belakangan, Proyek Miliaran Rupiah SDABMBK Deli Serdang Kian Disorot
Narasi Viral Seret Nama TNI AU, Hasil Klarifikasi Bongkar Dugaan Foto Rekayasa AI
Denpom XIV/4 Makassar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 dengan Pesan Perlindungan Anak dan Penguatan Karakter Generasi Penerus Bangsa

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:27 WIB

Pasangan Calon Nomor Urut 2 Usung Visi Pemuda Sedinginan yang Solid, Kreatif, dan Bermanfaat

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:28 WIB

Bhabinkamtibmas Bergerak, Penanaman Jagung Kuartal III Disiapkan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:12 WIB

Dugaan Rp450 Miliar Memantik Kemarahan Publik, Satu per Satu Keluhan Pelanggan PDAM Tirtanadi Bermunculan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:16 WIB

Rp20 Juta per Korban Melayang, Laporan Dugaan Rekrutmen Kerja Fiktif di Polsek Tanjung Morawa Belum Menunjukkan Titik Terang

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dandenpom XIV/4 Makassar Sambut Lettu Cpm Mansyur, Dorong Adaptasi dan Sinergi untuk Mendukung Tugas Satuan

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:53 WIB

Saat Konfirmasi Diabaikan dan Penjelasan Datang Belakangan, Proyek Miliaran Rupiah SDABMBK Deli Serdang Kian Disorot

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:38 WIB

Narasi Viral Seret Nama TNI AU, Hasil Klarifikasi Bongkar Dugaan Foto Rekayasa AI

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:22 WIB

Denpom XIV/4 Makassar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 dengan Pesan Perlindungan Anak dan Penguatan Karakter Generasi Penerus Bangsa

Berita Terbaru