Diduga Bupati Bangkalan Terlibat Korupsi Dana Hibah Pokmas, KAKI Jatim Desak KPK Turun Tangan dan Lakukan Penyelidikan

ASWAR

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 00:45 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, BANGKALAN – Dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, menyoroti adanya informasi yang mengaitkan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, dengan pengelolaan dana hibah tersebut pada periode 2019–2024.

Berdasarkan keterangan dari sumber informan, Lukman Hakim disebut pernah menjadi bagian dari struktur keuangan pokmas penerima dana hibah Jawa Timur. Hal itu terjadi pada masa ketika Mahfud alias Mahud masih menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur. Informasi lain juga menyebut adanya hubungan keluarga antara Mahfud dan Lukman Hakim.

Menanggapi hal tersebut, Moh Hosen mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan dan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta KPK tidak menutup mata terhadap informasi yang berkembang. Dana hibah ini nilainya sangat besar, mencapai triliunan rupiah. Harus diusut secara tuntas dan transparan,” tegas Moh Hosen. Minggu (26/4/2026).

Ia menekankan bahwa pengusutan kasus tidak boleh berhenti pada pihak-pihak tertentu saja, melainkan harus menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat, tanpa terkecuali.

“Jangan hanya menyasar pelaksana di bawah. KPK harus berani menelusuri hingga ke aktor utama. Kalau memang ada keterlibatan pejabat, termasuk kepala daerah, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hosen juga menyoroti kemungkinan
adanya konflik kepentingan jika benar terdapat hubungan keluarga dalam pusaran pengelolaan dana hibah tersebut. Menurutnya, hal itu perlu didalami lebih jauh oleh aparat penegak hukum.

“Hubungan keluarga tidak boleh menjadi tameng. Justru jika ada kaitan seperti itu, harus diperiksa lebih dalam untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan kewenangan,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan awal yang mengindikasikan adanya pola tertentu dalam penyaluran dana hibah pokmas, mulai dari proses pengajuan hingga pencairan.

“Kami melihat ada indikasi pola yang terstruktur. Ini tidak bisa dianggap persoalan biasa. Harus ada audit menyeluruh dan investigasi mendalam,” tambahnya.

KAKI Jatim, lanjut Hosen, berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini dan siap bekerja sama dengan KPK apabila dibutuhkan.

“Kami siap memberikan data dan informasi yang kami miliki. Yang jelas, kasus ini tidak boleh berhenti di tengah jalan. Jika ditemukan bukti kuat, KPK harus berani menetapkan tersangka baru,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi penggunaan anggaran publik dan berani melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan.

“Ini uang rakyat. Masyarakat punya hak untuk tahu dan mengawasi. Jangan takut melapor jika ada indikasi penyelewengan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bupati Bangkalan terkait dugaan yang disampaikan. Publik pun menunggu langkah konkret dari KPK dalam mengusut tuntas kasus dana hibah pokmas yang kembali menjadi sorotan ini. (Syaiful)

#Ketua KPK Setyo Budiyanto
#Jubir KPK Budi Prasetyo

Berita Terkait

Pengobatan Vitalitas Pria Terbaik Jambi H.Abdulazis Paling Ampuh
Diduga Tetap Proses Surat Hibah Meski Dipersoalkan Keluarga, Oknum Kasi Desa Surulangi: “Media Resmi Saja Saya Tidak Takut”
Ancaman Pidana 2 Tahun Diabaikan, Panitia Pesparawi XIV Nekat Hambat Kerja Jurnalis
Tongkat Estafet Pengabdian Berlanjut, Lapas Makassar Lepas Sutarno dan Sambut Gumilar Budirahayu dalam Suasana Penuh Haru
Dugaan Pungutan Penebusan Kendaraan Viral, Publik Pertanyakan Keseriusan Propam Bangkalan
Hari Pertama Pesparawi Nasional XIV: Duta Suara Sulawesi Selatan Tampil Cemerlang di 4 Kategori
Kapolda Sulsel Apresiasi Bakti Kesehatan Polres Pelabuhan Makassar di Pulau Lanjukang
Donor Darah Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pelabuhan Makassar Bantu Stok Darah Sulsel

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:04 WIB

Ketika Jual Beli Rumah Sendiri Dipidana Secara Adat, Putusan Jambur Lak-lak Memantik Dugaan Rekayasa

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:45 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:40 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara: Media Harus Jadi Pilar Demokrasi, Bukan Alat Propaganda Politik

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:15 WIB

Bakti Sosial Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Bersama Polres Aceh Tenggara Bantu Warga Bersihkan Rumah Pascabanjir

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:24 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah Bersama Media dan Mahasiswa STIK, Perkuat Sinergi di Hari Pers Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:45 WIB

Pajri Gegoh: Unjuk Rasa LSM yang Serang Polisi Bisa Jadi Alat Propaganda Bandar Narkoba

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:06 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ungkap Praktik Prostitusi, Amankan Satu Mucikari dan Dua PSK

Berita Terbaru