Transparansi Pengelolaan Barang Bukti Dipertanyakan, Puluhan Kendaraan di Polres Bangkalan Diduga Tak Jelas Rimbanya

ASWAR

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 17:34 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, BANGKALAN – Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang bukti (BB) di Polres Bangkalan, Madura, di bawah naungan Polda Jawa Timur, tengah menjadi sorotan. Dugaan lenyapnya puluhan kendaraan yang berstatus barang bukti mencuat setelah adanya keterangan internal yang menyebut keberadaan BB tersebut tidak lagi jelas, baik di Mapolres Bangkalan maupun di Kejaksaan Negeri Bangkalan.
Informasi ini disampaikan oleh seorang oknum anggota Polsek jajaran Polres Bangkalan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut persoalan pengelolaan barang bukti kendaraan bukanlah isu baru, melainkan masalah yang telah berlangsung cukup lama tanpa penyelesaian transparan.
“Jangan Polsek saja yang disorot. Kalau mau berani, ungkap semua. Puluhan BB kendaraan di Polantas Mapolres Bangkalan dari dulu tidak jelas. BB-nya sudah bersih, tidak ada di Mapolres,” ujarnya, Sabtu (21/2/2025).

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai mekanisme pencatatan, penyimpanan, hingga distribusi barang bukti, khususnya kendaraan bermotor yang semestinya tercatat secara administratif dan fisik.

Dalam sistem peradilan pidana, barang bukti memiliki posisi vital sebagai bagian dari alat pembuktian di persidangan. Ketidakjelasan keberadaan BB berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan etik yang tidak ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber internal itu juga menyinggung adanya persoalan lain di lingkungan Mapolres Bangkalan yang dinilai luput dari perhatian publik.

“Jangan hanya fokus BB. Banyak kasus mandek dan surat panggilan Laporan Informasi (LI) yang dibiarkan,” tambahnya.

Indikasi adanya kasus yang stagnan serta dugaan pembiaran administrasi mempertegas pentingnya audit internal maupun pengawasan eksternal secara menyeluruh. Transparansi bukan sekadar tuntutan moral, melainkan kewajiban institusional dalam menjaga integritas penegakan hukum.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, belum memberikan penjelasan rinci terkait dugaan tersebut.

“Mohon waktu, kami tanyakan dulu,” katanya singkat.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo hingga berita ini diterbitkan belum merespons upaya konfirmasi yang telah dilayangkan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan jumlah pasti kendaraan yang diduga hilang, status hukumnya, maupun hasil inventarisasi terakhir. Publik menunggu klarifikasi terbuka dan langkah konkret dari jajaran kepolisian untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur dalam pengelolaan barang bukti.

Ketiadaan transparansi dalam perkara ini berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Audit menyeluruh dan penelusuran administrasi menjadi langkah mendesak guna memastikan setiap barang bukti tercatat, tersimpan, dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

(Tim BBG)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Narkotika 4 Gram di Bangkalan Jadi Perhatian, Komaruddin Masih Ditahan Saat Status Berkas Dipertanyakan
Aswar Ketua DPW KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?
Polri untuk Masyarakat, Safari Memakmurkan Masjid Pererat Silaturahmi Warga Paotere
Bhabinkamtibmas Gusung Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman
Senyum Humanis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Warnai Patroli di Pusat Keramaian
Ketua KAKI Jatim Tegaskan: Apabila Ada Penyalahgunaan Wewenang Dalam SPMB Bukan Ulah Penyelenggara Pendidikan, Melainkan Oknum 
Arief Martha Rahadyan: Penguatan Pariwisata Jadi Kunci Hadapi Gejolak Ekonomi Global
Sempat Viral, Kasus Dugaan Perampasan Mobil oleh Debt Collector di Semarang Masuk Persidangan, Korban Terus Cari Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:40 WIB

6 Miliar Pinjaman Pribadi Atas Dasar Kepercayaan, Uang Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga 190 Juta Perbulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:53 WIB

Polri untuk Masyarakat, Safari Memakmurkan Masjid Pererat Silaturahmi Warga Paotere

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:06 WIB

Miliaran Rupiah Mengalir ke Proyek Jalan, KAMMI Deli Serdang Pertanyakan Kesesuaian Volume dan Mutu Pekerjaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:57 WIB

Optimisme Tinggi Kontingen Pesparawi Sulawesi Selatan Targetkan Kembali Juara Umum

Senin, 8 Juni 2026 - 23:02 WIB

Bhabinkamtibmas Gusung Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00 WIB

Senyum Humanis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Warnai Patroli di Pusat Keramaian

Senin, 8 Juni 2026 - 20:46 WIB

Akses Tak Sesuai Janji, Drainase Dikeluhkan, Bumi Hartana III Jadi Sorotan Publik

Senin, 8 Juni 2026 - 20:02 WIB

Polri Hadir Untuk Ketahanan Pangan, BRIPKA Muhammad Yusuf Tinjau Langsung Hasil Pertanian Jagung Pipil Masyarakat Panipahan

Berita Terbaru