SPPG Terintegrasi dan Jalan Panjang Pembangunan Gizi Bangsa

DETIK TIMUR

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:27 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Desember 2025 –
Pembangunan manusia tidak pernah berdiri di satu kaki. Ia bertumpu pada kesehatan yang kuat, gizi yang memadai, serta ketahanan ekonomi masyarakat yang saling menguatkan. Tanpa fondasi gizi yang kokoh, pendidikan akan tertatih, produktivitas melemah, dan pertumbuhan ekonomi kehilangan makna. Gizi, dalam konteks ini, bukan sekadar kebutuhan biologis, melainkan syarat dasar bagi kemajuan peradaban.

Kesadaran tersebut menjadi ruh peluncuran SPPG Terintegrasi, yang digelar di Kawasan Sereal, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 23 Desember 2025. Program ini menandai langkah strategis negara dalam menempatkan gizi sebagai poros utama pembangunan nasional, sekaligus sebagai pintu masuk penguatan ekonomi rakyat dari tingkat paling dasar — keluarga dan komunitas.

Peluncuran SPPG Terintegrasi juga mencerminkan perubahan cara pandang negara dalam mengelola isu gizi. Gizi tidak lagi diposisikan sebagai urusan sektoral yang terpisah-pisah, melainkan sebagai agenda lintas sektor yang menyentuh kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, hingga keadilan sosial. Negara hadir lebih dekat, lebih menyeluruh, dan lebih berpihak pada kebutuhan nyata rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Negara dan Kolaborasi Lintas Sektor

Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis. Hadir secara langsung Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, didampingi jajaran pimpinan dan pejabat struktural BGN. Kehadiran para pengambil kebijakan ini menegaskan keseriusan negara dalam menjadikan isu gizi sebagai prioritas nasional yang dikelola secara sistematis dan berkelanjutan.

Turut hadir Menteri Agama Republik Indonesia, yang memberikan penegasan penting bahwa pembangunan gizi tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai moral, keadilan sosial, dan kemanusiaan. Perspektif ini memperkaya makna SPPG Terintegrasi — bahwa pangan dan gizi bukan sekadar soal kecukupan, tetapi juga soal keberkahan, pemerataan, dan tanggung jawab sosial.

Selain unsur pusat, hadir pula perwakilan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor. Keterlibatan unsur daerah yang membidangi kesehatan, pangan, ekonomi lokal, dan pemberdayaan masyarakat menunjukkan bahwa SPPG Terintegrasi dibangun sebagai kerja bersama antara pusat dan daerah, bukan kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri.

UMKM Pangan dan Ekonomi Rakyat sebagai Penggerak

Peluncuran ini juga melibatkan pelaku UMKM pangan, petani, peternak, pengolah pangan lokal, akademisi, pakar gizi, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta kader kesehatan dan komunitas. Mereka adalah aktor lapangan yang selama ini menjaga ketahanan pangan keluarga dan menjadi ujung tombak perubahan di tingkat akar rumput.

SPPG Terintegrasi memosisikan UMKM bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai mitra strategis. Melalui pendekatan ini, akses masyarakat terhadap pangan bergizi yang aman dan terjangkau semakin luas, sementara roda ekonomi lokal bergerak melalui kepastian pasar, peningkatan permintaan, dan sirkulasi ekonomi di tingkat komunitas.

Investasi Gizi untuk Masa Depan Bangsa

Dalam perspektif pembangunan jangka panjang, gizi adalah investasi masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh dengan gizi cukup hari ini adalah fondasi sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. Sebaliknya, kekurangan gizi dan stunting merupakan kerugian besar yang dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga diwariskan lintas generasi.

Dalam arahannya, Dadan Hindayana menegaskan bahwa keberhasilan program gizi tidak diukur dari laporan administratif semata, melainkan dari dampak nyata di lapangan — berkurangnya kerentanan keluarga, meningkatnya kualitas hidup masyarakat, serta tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya pangan sehat dan bergizi. Lebih dari sekadar seremoni, SPPG Terintegrasi adalah bagian dari jalan panjang pembangunan gizi bangsa — jalan yang menuntut konsistensi, kolaborasi, dan komitmen jangka panjang demi Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan berkeadilan.

Oleh : Ari Supit
Ketua Divisi Humas dan Kerjasama
Asosiasi Dosen dan Pengajar Ketahanan Nasional ( APTANNAS)

Berita Terkait

KAKI Jatim Desak KPK Bongkar Jaringan, H. Her Diminta Siap Hadapi Sukamiskin
KAKI Jatim: H. Her Tak Mungkin Dipanggil KPK Jika Tak Terlibat
Ketua KAKI Jatim Dukung Arief Martha Rahadiyan Menjadi Menteri Pariwisata di Kabinet Merah Putih
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
BGN Atur Mekanisme Operasional Program Makan Bergizi Selama Lebaran, Layanan Disesuaikan Sementara
Lintas Pulau demi Silaturahmi, Azhary Sirajuddin Ajak Alumni SMANSA 82 Perbanyak Sedekah
DPP LPPI Apresiasi Langkah Polres Klaten Supremasi Hukum Ditegakkan, Pada Kasus BKK
BGN : Rp 500 Juta untuk 12 Hari

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 01:00 WIB

Ketika Unsur Pidana Dipertanyakan dan Bukti Tak Meyakinkan Beranikah Hakim Memvonis

Selasa, 7 April 2026 - 21:52 WIB

Kejanggalan Alat Bukti di Persidangan, Rabusin: Jangan Jadikan Warga Kecil Korban Sistem

Senin, 16 Maret 2026 - 23:53 WIB

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, SIK Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Media Saat Buka Puasa Bersama

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:41 WIB

Kapolres Gayo Lues Bagikan Daging Meugang kepada Insan Pers Sambut Ramadhan 1447 H

Senin, 16 Februari 2026 - 17:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penyerahan Penghargaan kepada Personel Berdedikasi dalam Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:32 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara PTDH Personel Sebagai Bentuk Ketegasan Penegakan Disiplin dan Kode Etik Polri

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Personel Korban Banjir Bandang

Berita Terbaru