Kapolsek Blangkejeren Pastikan Mobilitas Warga Tetap Aman Lewat Jembatan Darurat

DETIK TIMUR

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:21 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Langkah cepat dan tanggap kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Gayo Lues dalam merespons kondisi darurat pasca bencana yang melanda wilayah tersebut. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, SIK, melalui Kapolsek Blangkejeren, Iptu Syamsuddin, SH, memimpin langsung kegiatan pembangunan jembatan penghubung sementara di Dusun Aih Bobo, Desa Rigeb, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu siang, 7 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan akses transportasi warga yang terputus akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pembangunan jembatan alternatif tersebut dilakukan secara gotong royong antara personel Polsek Blangkejeren, bhabinkamtibmas, dan masyarakat. Jembatan sementara yang dibangun terbuat dari material potongan pipa besi yang disambung dengan sistem las, membentang sepanjang kurang lebih 25 meter dengan lebar sekitar satu meter. Jembatan ini difungsikan sebagai akses penyeberangan bagi pejalan kaki, menggantikan jembatan lama yang hanyut diterjang banjir. Titik pembangunan jembatan terletak di jalur vital yang menghubungkan antara pusat Kota Blangkejeren dengan kampung-kampung di Kecamatan Dabun Gelang, serta menjadi salah satu jalur alternatif menuju Rumah Sakit Umum Daerah dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan dari lapangan, kondisi medan di sekitar lokasi cukup sulit, dengan sisa-sisa material banjir dan aliran air yang deras. Namun dengan kerja sama dan koordinasi yang solid antara kepolisian dan warga, pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Proses pemasangan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pada pukul 16.30 WIB dalam kondisi aman dan lancar. Kapolsek Iptu Syamsuddin menyampaikan bahwa kehadiran aparat di lapangan bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai bagian dari solusi terhadap gangguan kehidupan warga di masa darurat.

Jalur Dusun Aih Bobo selama ini dikenal sebagai salah satu akses utama warga di kawasan timur Kabupaten Gayo Lues. Sebelum bencana terjadi, jalur ini biasa digunakan masyarakat dari berbagai desa sebagai jalan pintas menuju pusat pemerintahan dan pelayanan kesehatan di Blangkejeren. Setelah bencana banjir dan longsor merusak infrastruktur utama, keberadaan jalur ini menjadi semakin krusial sebagai penghubung kedua wilayah yang sempat terisolasi. Jalur utama lainnya, seperti yang berada di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, juga dilaporkan terputus dan rusak parah, sehingga memperkuat urgensi pembangunan jembatan sementara di jalur alternatif ini.

Dalam pernyataannya, Kapolsek Blangkejeren juga mengapresiasi semangat gotong royong warga yang turut terlibat dalam pengerjaan. Warga disebut tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga berinisiatif menyediakan material yang tersedia di sekitar lokasi. Banyak dari mereka yang telah beberapa hari tak dapat bepergian secara normal, bahkan akses untuk mengangkut bantuan maupun berobat ke fasilitas kesehatan utama terganggu total akibat putusnya sambungan jalur darat. Maka dari itu, keberadaan jembatan ini diharapkan bisa sedikit meringankan situasi, khususnya bagi pejalan kaki dan pengangkut kebutuhan darurat.

Kapolres Gayo Lues, dalam arahannya yang disampaikan melalui Kapolsek, menekankan pentingnya sikap tanggap dan kerja kolaboratif dalam setiap tahap pemulihan bencana. Kepolisian akan terus mendampingi masyarakat sepanjang masa tanggap darurat masih berlaku, termasuk dalam pengamanan distribusi bantuan, pemantauan daerah rawan longsor, hingga dukungan pelayanan trauma healing bagi warga terdampak. Langkah yang diambil oleh Polsek Blangkejeren sejalan dengan prinsip itu, di mana satuan wilayah menjadi garda terdepan mendeteksi kebutuhan di lingkup lokal sekaligus menyalurkan bantuan dengan pendekatan humanis.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah juga sedang menyiapkan skenario pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan akses yang rusak. Namun karena kondisi cuaca yang masih ekstrem dan keterbatasan alat berat, proses tersebut diprediksi membutuhkan waktu. Karena itu, inisiatif pembangunan jembatan alternatif berbahan pipa besi ini menjadi satu-satunya solusi yang dapat dijalankan dalam waktu cepat dengan memanfaatkan material yang mudah dijangkau.

Keberhasilan penyelesaian jembatan di Dusun Aih Bobo tidak hanya mencerminkan solidaritas sosial di tengah bencana, tetapi juga menunjukkan bahwa aparat kepolisian memiliki peran strategis yang melebihi fungsi keamanan semata. Dalam situasi krisis, kehadiran mereka di garis depan pembangunan fasilitas darurat menjadi semangat yang menguatkan harapan warga untuk pulih. Di tengah tantangan yang masih besar pascabencana, kemitraan antara polisi dan masyarakat seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kembali kehidupan yang sempat terhenti.

Jembatan yang kini telah berdiri di atas aliran sungai yang sebelumnya tak bisa dilintasi ini setidaknya menjadi penghubung harapan, membuka kembali akses bagi anak-anak menuju sekolah, pasien menuju rumah sakit, dan petani menuju ladang-ladang mereka. Warga berharap, langkah serupa dapat terus dilanjutkan di titik-titik lain yang masih terputus, dengan dukungan segala pihak agar Gayo Lues dapat segera bangkit dari masa-masa sulit yang sedang dihadapi bersama. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Ganti Nama Tak Menyapu Bersih Jejak Lama, PT Rosin Masih Dipersoalkan Publik
PT Rosin Dinilai Menantang Penegakan Hukum, Publik Menyebutnya Seolah Kebal Hukum
PT Rosin Trading Internasional di Gayo Lues Kian Dipersoalkan, dari Legalitas Usaha hingga Dugaan Masalah Ekspor
Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Ungkap Cacat Hukum dan Lemahnya Penegakan Fakta Hukum
Ketika Unsur Pidana Dipertanyakan dan Bukti Tak Meyakinkan Beranikah Hakim Memvonis
Kejanggalan Alat Bukti di Persidangan, Rabusin: Jangan Jadikan Warga Kecil Korban Sistem
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, SIK Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Media Saat Buka Puasa Bersama
Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:59 WIB

KAKI Jatim Dukung Presiden Prabowo Naikkan Status Pangkat Seluruh Kapolda Berbintang 3 dan Wakapolda Bintang 2, Demi Integritas Polri

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:38 WIB

Jumat Barokah, Media Tuntaspos TV Medan Tebar Kepedulian di Jalan T. Amir Hamzah

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:50 WIB

Gema Perubahan dari Jalan Maccini Sawah: Suwardi Tahir Resmi Menuju Kursi PWI Sulsel 1

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dengan Humanis, Personel Polres Pelabuhan Makassar Ulurkan Tangan Bantu Warga Turun Kapal

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:54 WIB

Butuh Bantuan Polisi? Hubungi 110, Polres Pelabuhan Makassar Siaga 24 Jam Layani Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 - 18:50 WIB

“Jangan Vonis Kami Lewat Headline!” Tokoh Masyarakat Kecam Media yang Menggiring Opini Publik Secara Brutal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:03 WIB

Vonis Bebas Junara Telanjangi Dugaan Kriminalisasi Brutal, Polsek Medan Barat dan JPU Dipukul Telak oleh Putusan Hakim

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:52 WIB

LBHK–Wartawan Deli Serdang Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Bakaran Batu ke Kejari, Soroti Dugaan Upaya “Tutup Mulut”

Berita Terbaru