Kasus Bayi Asiah Tewas Usai Disuntik Bidan di Ogan Ilir Kembali Dibuka Polisi

DETIK TIMUR

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:43 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Ogan Ilir – Setelah dua tahun tanpa kejelasan, kasus kematian bayi milik Asiah, warga Desa Belanti, Kecamatan Tanjung Raja, kembali mencuat ke publik. Kasus ini diduga akibat malpraktik yang dilakukan oleh seorang bidan desa berinisial Y, dan kini kembali ditangani pihak kepolisian.

Senin (11/8/2025), Asiah bersama kuasa hukumnya, Dirwansyah, SH, mendatangi Mapolres Ogan Ilir untuk memenuhi panggilan penyidik. Pemeriksaan kali ini disebut sebagai upaya pendalaman kasus yang menimpa anaknya, Muhammad Agustus, yang meninggal dunia pada usia tiga hari pada 8 Agustus 2023 lalu. Bayi tersebut sebelumnya lahir sehat, namun meninggal setelah mendapat suntikan atau pengambilan sampel darah oleh bidan desa.

Dari pantauan di lapangan, Asiah (32) datang bersama suaminya, Romli (42), serta satu saksi penting yakni dukun beranak bernama Syaidah (64) yang membantu proses persalinan. Mereka tiba di Mapolres sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, pihak kepolisian juga sudah melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam bayi pada 2 November 2023 untuk kepentingan penyelidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asiah menuturkan kepada wartawan bahwa pada hari kejadian, bidan tersebut datang tanpa diundang. Ia mengaku hanya diberitahu bahwa bidan hendak mengambil sampel, tanpa penjelasan detail jenis sampel yang dimaksud. “Waktu itu saya melahirkan anak keempat dibantu dukun beranak. Anaknya lahir normal, sehat walafiat. Beberapa hari kemudian bidan datang dan menyuntik di bagian tumitnya. Setelah itu anak saya meninggal,” kata Asiah.

Ia menambahkan bahwa bidan sempat mengatakan makanan bayinya salah, padahal sang bayi hanya diberi ASI. “Anak kami tak meninggal kalau tidak didatangi dan disuntik oleh bidan tersebut,” tegasnya.

Asiah juga mengungkap bahwa tiga kali persalinan sebelumnya selalu ditangani oleh dukun, dan semua anaknya sehat. Namun, kejadian kali ini berbeda dan meninggalkan luka mendalam. Ia meyakini suntikan atau tindakan bidan menjadi penyebab kematian bayinya.

“Kalau tindakan itu tidak dilakukan, anak saya pasti masih sehat dan tidak meninggal,” ucapnya.

Asiah berharap kepolisian segera menuntaskan kasus ini dan menetapkan tersangka. Ia juga meminta agar berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ogan Ilir untuk dapat diadili di pengadilan. “Saya ingin keadilan untuk anak saya. Setiap anak berhak hidup, dan apa yang terjadi ini tidak boleh menimpa keluarga lain,” pungkasnya.

PPWI Ogan Ilir.

Berita Terkait

Aswar Ketua DPW KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?
Polri untuk Masyarakat, Safari Memakmurkan Masjid Pererat Silaturahmi Warga Paotere
Bhabinkamtibmas Gusung Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman
Senyum Humanis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Warnai Patroli di Pusat Keramaian
Ketua KAKI Jatim Tegaskan: Apabila Ada Penyalahgunaan Wewenang Dalam SPMB Bukan Ulah Penyelenggara Pendidikan, Melainkan Oknum 
Arief Martha Rahadyan: Penguatan Pariwisata Jadi Kunci Hadapi Gejolak Ekonomi Global
Sempat Viral, Kasus Dugaan Perampasan Mobil oleh Debt Collector di Semarang Masuk Persidangan, Korban Terus Cari Keadilan
Dugaan Penyimpangan Program MBG, KJNI : Harus Diusut Tuntas Demi Menjaga Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:53 WIB

Polri untuk Masyarakat, Safari Memakmurkan Masjid Pererat Silaturahmi Warga Paotere

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jaga Keselamatan Anak Bangsa di Jalan Raya, Polri Untuk Masyarakat Bukan Sekadar Slogan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:06 WIB

Miliaran Rupiah Mengalir ke Proyek Jalan, KAMMI Deli Serdang Pertanyakan Kesesuaian Volume dan Mutu Pekerjaan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:02 WIB

Bhabinkamtibmas Gusung Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00 WIB

Senyum Humanis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar Warnai Patroli di Pusat Keramaian

Senin, 8 Juni 2026 - 20:46 WIB

Akses Tak Sesuai Janji, Drainase Dikeluhkan, Bumi Hartana III Jadi Sorotan Publik

Senin, 8 Juni 2026 - 20:02 WIB

Polri Hadir Untuk Ketahanan Pangan, BRIPKA Muhammad Yusuf Tinjau Langsung Hasil Pertanian Jagung Pipil Masyarakat Panipahan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:02 WIB

52 Barang Bukti Motor Sitaan Diduga Hilang di Polsek Blega, Propam Polda Jatim Sebut Kesalahan Administrasi

Berita Terbaru