Gedung SIHT Gugul Rp2,6 M Disorot GASI, Transparansi Pengadaan Diminta Dibuka

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:03 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, PAMEKASAN , Proyek pembangunan Gedung Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) tahun anggaran 2025 di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, mulai mendapat perhatian dari sejumlah aktivis.

 

Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp2.694.764.550 tersebut tercatat dalam sistem pengadaan pemerintah menggunakan metode E-Purchasing (e-catalog). Namun demikian, sejumlah pihak menilai terdapat beberapa hal yang perlu mendapat penjelasan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan data Sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan ID 59248134, paket tersebut tercatat sebagai Belanja Modal Bangunan Gedung Produksi milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan dengan metode pemilihan E-Purchasing.

 

Sementara itu, proyek pembangunan gedung pada umumnya dilaksanakan melalui mekanisme tender atau seleksi sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

 

Sorotan juga muncul terkait pelaksana pekerjaan yang disebutkan dikerjakan oleh CV La Nyala. Berdasarkan penelusuran Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI), perusahaan tersebut diketahui sebagai perusahaan kontraktor.

 

Dalam sistem e-catalog, penyedia yang dapat dipilih melalui mekanisme e-purchasing pada umumnya merupakan penyedia yang memiliki produk yang tercantum dalam katalog elektronik.

 

Ketua Umum GASI Achmad Rifa’i menilai kondisi tersebut perlu mendapatkan penjelasan dari pihak terkait.

 

“Kalau metode yang digunakan e-purchasing, seharusnya penyedianya ada di etalase e-catalog, sementara CV La Nyala ini adalah kontraktor dan tidak ada di katalog. Ini yang perlu dijelaskan secara terbuka,” tegas Achmad Rifa’i, Selasa (10/03).

 

Sebelumnya, GASI telah melakukan audiensi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pamekasan guna meminta klarifikasi terkait proyek tersebut. Namun dalam pertemuan itu, Basri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat proyek berjalan tidak hadir.

 

Saat proyek tersebut berjalan, Basri diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pamekasan. Saat ini yang bersangkutan telah dimutasi dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan.

 

Audiensi tersebut hanya dihadiri oleh Muharram, pejabat yang baru menjabat di dinas tersebut.

 

Muharram menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui secara detail proses proyek tersebut karena baru menjabat. Selain itu, Irwan, pejabat yang menangani pengadaan melalui e-catalog, juga menyatakan tidak mengetahui secara langsung terkait paket tersebut.

 

Menurut Irwan, pada umumnya pengadaan melalui e-catalog dilakukan melalui mekanisme mini competition, khususnya untuk paket dengan nilai tertentu.

 

“Kalau paket itu saya tidak tahu karena bukan saya yang memproses,” ujarnya dalam audiensi.

 

Tidak puas dengan penjelasan tersebut, GASI kemudian melakukan audiensi kepada Bupati Pamekasan. Namun dalam pertemuan tersebut, persoalan tersebut kembali diarahkan untuk dikoordinasikan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

 

Hingga saat ini, pihak yang bertanggung jawab pada saat proses pengadaan berlangsung belum memberikan penjelasan secara langsung terkait hal tersebut.

 

Temuan Teknis di Lapangan

 

Selain menyoroti aspek administrasi pengadaan, GASI juga menyampaikan adanya temuan di lapangan yang menurut mereka perlu mendapat perhatian.

 

Pada bagian pekerjaan pondasi, aktivis GASI menyebut menemukan kondisi besi tulangan yang menurut mereka diletakkan langsung di atas tanah tanpa dudukan atau penyangga.

 

Apabila kondisi tersebut sesuai dengan yang ditemukan di lapangan, menurut mereka hal tersebut berpotensi tidak sesuai dengan standar teknis konstruksi.

 

Karena belum memperoleh penjelasan yang dianggap memadai melalui jalur audiensi, GASI kemudian melaporkan persoalan tersebut kepada Polres Pamekasan.

 

Achmad Rifa’i menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya mendorong transparansi dalam penggunaan anggaran negara.

 

“Kami sudah menempuh jalur audiensi ke dinas dan ke bupati, tapi sampai sekarang pihak yang paling mengetahui proses pengadaan ini belum pernah memberikan penjelasan, karena itu kami meminta aparat penegak hukum menelusuri persoalan ini,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait termasuk Basri selaku PPK saat proyek berjalan belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.

 

BBG

Berita Terkait

Pisah Sambut Pejabat Manajerial, Momen Haru dan Penguatan Soliditas di Lapas Kelas I Makassar
KAKI Jatim Desak KPK Bongkar Jaringan, H. Her Diminta Siap Hadapi Sukamiskin
Borong Penghargaan di Jakarta, Sampang Perkuat Posisi sebagai Motor Ekonomi Daerah
Pangdam XIV/Hasanuddin Pimpin Sertijab, Orang Nomor Tiga di Kodam Resmi Berganti
Pangdam XIV/Hasanuddin Tancapkan Fondasi Kekuatan Ekonomi Rakyat di Takalar
Di Hadapan Prajurit Kodim 1426/Takalar, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab dan Dedikasi
Kobaran Semangat di Yonif 726! Pangdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Pantang Menyerah Prajurit
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:54 WIB

Pisah Sambut Pejabat Manajerial, Momen Haru dan Penguatan Soliditas di Lapas Kelas I Makassar

Jumat, 17 April 2026 - 19:24 WIB

Gotong Royong Perbaikan Pagar Kantor Desa Buntu Bedimbar, BPD Bantah Isu Anggaran: “Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta”

Kamis, 16 April 2026 - 11:34 WIB

Skandal Pensiun Menguat, Duda ASN Dipersulit, Kadis Kesehatan Medan Kerap Tak di Kantor Saat Jam Kerja

Selasa, 14 April 2026 - 13:01 WIB

Dana BOS Rp3,45 Miliar Mengalir, Pungutan Rp100 Ribu/Siswa Jalan Terus di SMKN 1 Lubuk Pakam Siapa Bermain?

Senin, 13 April 2026 - 22:44 WIB

Dugaan Dedy Sitomorang di Balik Bisnis Judi, Aparat Dinilai Lindungi dan Tutupi

Senin, 13 April 2026 - 20:05 WIB

Warga Mangkubumi Apresiasi Satnarkoba Polrestabes Medan, Atas Penagkapan yang Diduga Bandar Narkoba yang Meresahkan 

Sabtu, 11 April 2026 - 11:10 WIB

Pangdam XIV/Hasanuddin Pimpin Sertijab, Orang Nomor Tiga di Kodam Resmi Berganti

Sabtu, 11 April 2026 - 08:50 WIB

Ziarah Penuh Khidmat, Kapolres Binjai Kenang Jasa Pemilik Tanah Berdirinya Polres dan Ingatkan Tanggung Jawab Personel

Berita Terbaru