SWI: Pemerintah Harus Jadi Penjamin Keberagaman Pers, Bukan Penentu Arah Tunggal

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:33 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sekber Wartawan Indonesia (SWI) menilai bahwa narasi “wajib kerja sama dengan PWI” perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam ekosistem pers nasional.

 

Menurut SWI, kerja sama antarorganisasi pers harus bersifat terbuka dan inklusif, bukan eksklusif atau dipaksakan. Kebijakan yang adil dan konstitusional harus berlandaskan UU Pers No. 40 Tahun 1999, UUD 1945 Pasal 28F, serta prinsip non-diskriminatif sebagaimana tertuang dalam UU HAM No. 39 Tahun 1999.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pers itu pilar demokrasi, bukan bawahan kekuasaan. Pemerintah seharusnya mendorong kolaborasi lintas organisasi, bukan menutup ruang bagi yang lain,” ujar Kostaman, salah satu pengurus SWI.

 

 

Ia menambahkan, pembinaan pers tidak boleh bersifat eksklusif, sebab kemerdekaan pers merupakan hak publik yang dijamin negara, bukan hak istimewa organisasi tertentu.

 

Penguatan Kedaulatan Pers Nasional

 

Dalam pernyataan sikapnya, SWI menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan pers nasional dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, akurasi, dan verifikasi — bukan melalui monopoli atau sentralisasi organisasi.

 

“Kerja sama boleh, tapi bukan dalam bentuk kewajiban tunggal. Pers harus berdiri sejajar dengan pemerintah, bukan di bawahnya,” tegas Herry Budiman, perwakilan SWI.

 

 

Langkah penegasan sikap ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan pers adalah milik seluruh insan pers Indonesia, bukan milik satu organisasi semata. Pemerintah sebaiknya berperan sebagai penjamin keberagaman, bukan penentu arah tunggal.

 

SWI menegaskan bahwa penguatan kedaulatan pers sejati hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas organisasi, bukan pengutamaan satu wadah semata.

Indonesia membutuhkan pers yang bebas, berdaulat, dan berkeadilan — bukan pers yang tunduk pada kekuasaan.

Red * E.S *. Sumber : Humas SWI

Berita Terkait

Gebrakan Baru PWI Sulsel: Duet Tokoh Senior Siap Dobrak Era Disrupsi Digital
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru 
Kini Hadir Di Banjarmasin H.Abdulazis Ahli Pembesar Vitalitas Pria Resmi
Ketua KAKI Jatim: Sudah Waktunya Anwar Sadad DPR RI Diadili, Demi Integritas dan Kualitas Lembaga Antirusuah 
Polisi Ungkap Pencurian Teripang di Pelabuhan Paotere Makassar, Tiga Pelaku Dibekuk
Konferprov PWI Sulsel: Andi Patarai Sebut Suwardi-Dahlan Pasangan ‘Mur dan Baut’ yang Paling Pas
Petinju Muda Perbati Sulsel Muh Nabil Menang K.O di Round Pertama dan Melaju ke Final Laskar Lampung Boxing Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:43 WIB

Gebrakan Baru PWI Sulsel: Duet Tokoh Senior Siap Dobrak Era Disrupsi Digital

Senin, 1 Juni 2026 - 14:03 WIB

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:40 WIB

Kini Hadir Di Banjarmasin H.Abdulazis Ahli Pembesar Vitalitas Pria Resmi

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua KAKI Jatim: Sudah Waktunya Anwar Sadad DPR RI Diadili, Demi Integritas dan Kualitas Lembaga Antirusuah 

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:29 WIB

Polisi Ungkap Pencurian Teripang di Pelabuhan Paotere Makassar, Tiga Pelaku Dibekuk

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:08 WIB

Konferprov PWI Sulsel: Andi Patarai Sebut Suwardi-Dahlan Pasangan ‘Mur dan Baut’ yang Paling Pas

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Petinju Muda Perbati Sulsel Muh Nabil Menang K.O di Round Pertama dan Melaju ke Final Laskar Lampung Boxing Cup 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:40 WIB

Petinju Perbati Sulsel Muh Adnan Anugrah Yunus Menang Telak atas Angga, H. Saiful Tola Apresiasi Perjuangan Atlet

Berita Terbaru