Jakarta – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GP Al Washliyah) Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya, yang terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta.
Ketua PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberantas korupsi yang selama ini menjadi salah satu penghambat pembangunan nasional dan merugikan keuangan negara.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dalam hal ini Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya yang bergerak cepat mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara beserta dugaan tindak pidana pencucian uang. Penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu agar mampu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” ujar Dedi Siregar.
Menurutnya, langkah penyidik yang melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berhenti pada pengumpulan informasi, tetapi juga serius mengembangkan alat bukti demi mengungkap pihak-pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.
“Kami melihat komitmen Polri semakin nyata. Ketika ada dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat, aparat bergerak cepat melakukan penyidikan. Ini menjadi bukti bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi, siapa pun pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.
Dedi menilai bahwa keberanian aparat penegak hukum dalam menangani perkara-perkara besar merupakan bentuk implementasi semangat reformasi birokrasi dan penegakan supremasi hukum yang harus terus didukung seluruh elemen masyarakat.
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar proses penyidikan dapat berjalan tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, setiap proses hukum harus menghormati asas praduga tak bersalah, namun tetap memberikan ruang bagi penyidik untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap fakta-fakta hukum.
“Kami mengimbau semua pihak agar tidak menggiring opini yang dapat mengganggu jalannya proses penyidikan apa lagi mencoba intervensi . Biarkan penyidik bekerja secara profesional berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap negara,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Polri melakukan penggeledahan di salah satu kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola batu bara yang berdampak pada pemadaman listrik (blackout), serta perkara yang berkaitan dengan PT ASABRI dan PT Krakatau Steel.
Oleh dari itu maka kami meminta pihak-pihak Proses pengusutan dugaan korupsi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya sepatutnya berjalan tanpa intervensi dari pihak mana pun.
Kita berharap pengungkapan fakta ini bukan hanya soal mendapatkan bukti, tetapi juga dalam rangka mengungkap kebenaran,
Kami PW GP Al Washliyah DKI Jakarta menilai bahwa pengungkapan perkara-perkara besar tersebut merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan keuangan negara sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Organisasi tersebut berharap proses penyidikan dapat berjalan hingga tuntas sehingga seluruh pihak yang terbukti bersalah dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.
Oleh Karena itu, kami mendukung penuh langkah Polri untuk mengusut tuntas setiap dugaan korupsi secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku korupsi,” Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Kami Dukung Langkah Tegas Polri, tutup Dedi Siregar. (Red)
































