Bina Marga Jabar Diduga Tutup Mata atas Kualitas Buruk Proyek Banjaran–Pangalengan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 22:20 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Detiktimur.net – Proyek pemeliharaan berkala jalan pada Ruas Jalan Banjaran–Pangalengan kembali menuai sorotan publik. Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp14,49 miliar yang dikerjakan PT Purna Graha Abadi berdasarkan Paket Kontrak No. 75/PUPR.08.01/BM.6.4.2.2/PPK/PJJ/UPT-III/2025 tertanggal 25 Februari 2025, diduga jauh dari standar teknis yang dipersyaratkan.

 

Pantauan lapangan tim investigasi bersama masyarakat menunjukkan sederet kejanggalan. Antara lain, ketebalan aspal hanya berkisar ±3–4 cm pada sejumlah titik, jauh dari ketentuan minimal sebagaimana tercantum dalam Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Perbaikan bahu jalan pun tidak dilakukan merata, sementara material aspal tampak tidak padat, mudah mengelupas, dan berpotensi cepat rusak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih mencolok lagi, pekerjaan overlay dilakukan tanpa proses milling atau pengupasan lapisan lama. Padahal, sesuai Permen PUPR No. 14/PRT/M/2020, tahap persiapan ini wajib dilakukan untuk menjamin ikatan antar lapisan. Bahkan, di beberapa titik tidak ditemukan jejak tack coat (pengeleman), yang merupakan syarat mutlak agar struktur perkerasan dapat menyatu.

Dugaan praktik “main mata” antara kontraktor dengan pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PJJ Wilayah III pun mencuat, seiring sikap bungkam instansi terkait meskipun surat konfirmasi resmi telah dilayangkan media.

 

“Proyek ini menyangkut uang rakyat. Kalau sejak awal saja pekerjaannya asal-asalan, jelas publik dirugikan,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Melihat banyaknya indikasi penyimpangan, masyarakat mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan audit investigatif. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan transparansi, mencegah kerugian negara, sekaligus memberi efek jera kepada pihak-pihak yang tidak profesional.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Bina Marga Jawa Barat dan UPTD PJJ Wilayah III belum memberikan jawaban resmi atas dugaan penyimpangan yang menyeruak di tengah publik.

 

(Tim Investigasi E.S )

Berita Terkait

Pusat Pembesar Kejantanan Pria Mataram H.Abdulazis Paling Ampuh
DPP LPPI: Presiden Prabowo Beri Penghormatan Nyata kepada Prajurit TNI Lewat Peningkatan Kesejahteraan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Ketua Umum KJNI kepada Presiden RI: Jadikan Pemberantasan Korupsi sebagai Prioritas Nasional
Ketua Umum KJNI: Penanganan Perkara yang Menjadi Perhatian Publik Harus Menjunjung Independensi demi Menjaga Wibawa Hukum
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
PW GP Al Washliyah DKI Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Polri Ungkap Dugaan Korupsi Batu Bara, Jangan Ada Intervemsi
SPMB 2026 Surabaya Dinilai Paling Transparan, KAKI Jatim Usulkan Kadisdik Febrina Raih Penghargaan Kemendikdasmen

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:34 WIB

Reza-Fikri Buka Front Perlawanan, Dugaan Limbah PT Indofarm dan Kinerja DLH Tak Lagi Bisa Ditutupi

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:44 WIB

Di tengah tumpukan tugas pelayanan masyarakat, surat edaran nobar Piala Dunia memicu kritik soal arah dan sensitivitas birokrasi.

Senin, 20 Juli 2026 - 17:34 WIB

Polri dan Petani Bersinergi, Kapolsek Panipahan Cek Perkembangan Jagung Pipil

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:07 WIB

Janji Tegas, Hasil Belum Terlihat? Warga Jermal 15 Pertanyakan Keseriusan Penindakan Terhadap GS

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:23 WIB

Miris! Ternyata Kapolrestabes Medan Sering Bohongi Keluarga Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Usai Nangkap Maling ?

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:42 WIB

SPBU 14.208.179 Stabat Disorot, Dugaan Pengangsiran Bio Solar Subsidi dengan Barcode Berbeda-beda Terungkap dalam Investigasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17 WIB

BBM Ghaib Di Sumatera Utara, Rakyat Menjerit Dan Antre Berjam-Jam, Logistik Lumpuh, Hasil Panen Terancam Membusuk, Perekonomian Daerah Di Ambang Krisis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:26 WIB

Petani Menangis, 25 Ton Ikan Musnah! GEMPAR SUMUT Dorong RDP Bongkar Misteri Limbah Di Deli Serdang

Berita Terbaru